Memanas Situasinya, Pasukan Pakistan dan Afganistan Bentrok di Perbatasan
📅 Kamis, 10 Okt 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Anadolu
Karachi - Pasukan perbatasan Pakistan dan Afganistan saling tembak-menembak di perbatasan barat daya pada Rabu, menurut laporan Pakistan Television yang dikelola pemerintah.
Mengutip sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya, penyiar tersebut melaporkan bahwa bentrokan dimulai di perbatasan Nushki, yang menghubungkan provinsi Balochistan di barat daya Pakistan dengan Afganistan, saat perbaikan pagar perbatasan oleh pasukan perbatasan Pakistan pada Rabu pagi.
Sumber keamanan Pakistan mengeklaim bahwa bentrokan tersebut mengakibatkan kerugian "besar" bagi penjaga perbatasan Afganistan yang diduga memulai penembakan.
Belum ada tanggapan dari pihak Afganistan mengenai kabar ini.
Bentrokan sporadis antara pasukan di perbatasan Pakistan-Afganistan telah berlangsung lama, tanpa ada jeda bahkan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan di negara yang dilanda perang itu pada Agustus 2021.
Pakistan dan Afganistan yang terkurung daratan berbagi 18 titik penyeberangan perbatasan, yang tersibuk adalah Torkham dan Chaman di barat daya provinsi Balochistan.
Afganistan tidak mengakui Garis Durand - perbatasan de facto antara kedua negara - dengan alasan bahwa garis tersebut dibuat oleh Inggris "untuk memecah belah etnis Pashtun."
Namun, Pakistan menegaskan bahwa Garis Durand adalah perbatasan permanen antara kedua negara tetangga tersebut.
Perbatasan sepanjang 2.640 kilometer itu ditetapkan pada 1893 sesuai perjanjian antara India di bawah kekuasaan kolonial Inggris dan Abdur Rahman Khan, penguasa Afganistan saat itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!