Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kudus Adakan Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 16:48 WIB | Oleh:
Pemkab Kudus Adakan Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Kucing peliharaan menjadi sasaran program vaksinasi rabies dan sterilisasi.

KUDUS - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berupaya mencegah penyebaran penyakit rabies dengan menggelar program vaksinasi rabies dan sterilisasi secara gratis terhadap hewan peliharaan pembawa rabies.Menurut Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Arin Nikmah di Kudus, Rabu, kegiatan vaksinasi rabies serta sterilisasi kucing bekerja sama dengan Cat Rescue Community (CRC), Yayasan Adobsi Hewan Indonesia, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), serta Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Jateng.Untuk jadwal pelaksanaannya, kata dia, pada tanggal 12 Oktober 2024 di kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kudus.

Sementara kuota vaksinasi rabies, kata dia, dibatasi 150 ekor hewan, sedangkan untuk program sterilisasi dibatasi 100 ekor kucing.

Hanya saja, imbuh dia, kucing yang menjadi sasaran sterilisasi merupakan kucing liar, bertujuan untuk mengendalikan populasinya.

Untuk mendapatkan kucing liar tersebut, nantinya melibatkan CRC yang akan berburu kucing liar di kawasan Balai Jagong Kudus, Pasar Baru Kudus, serta kompleks perkantoran Mejobo.

"Dengan adanya sterilisasi ini, harapannya populasi kucing liar di Kudus bisa dikendalikan," ujarnya.Pengendalian populasi kucing liar tersebut, kata dia, karena kucing juga berpotensi membawa virus penyakit, serta terkait dengan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.Sementara upaya penanganan penyakit rabies, kata Arin, selain mengedukasi para pemilik hewan peliharaan, terutama pemilik hewan pembawa rabies (HPR) agar menjaga kebersihan hewan dan kandangnya, juga rutin menggelar vaksinasi rabies karena sebelumnya juga pernah menggelar kegiatan serupa."Pecinta hewan juga kami ingatkan agar tidak mudah mendatangkan hewan peliharaan dari luar daerah. Kalaupun harus mendatangkan, maka harus ada izin rekomendasi masuk dan hewannya juga berasal dari daerah bebas rabies," ujarnya.Meskipun temuan kasus rabies di Kabupaten Kudus nihil, tetapi masyarakat perlu waspada dan antisipasi. Karena sifat penyakit rabies adalah zoonosis atau penyakit yang dapat menular ke manusia dan dapat menimbulkan kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.