Mengerikan, Pakar Ingatkan Badai Milton Berpotensi Jadi Siklon Tropis Paling Destruktif
📅 Rabu, 09 Okt 2024, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Anadolu
Moskow - Badai Milton, yang bergerak cepat melintasi Samudra Atlantik menuju Florida, Amerika Serikat, berpotensi menjadi salah satu badai tropis paling merusak yang pernah tercatat, kata seorang pakar.
"(Badai Milton) Ini akan menjadi salah satu siklon tropis paling merusak yang pernah tercatat sejauh ini," kata pengawas ilmiah badan cuaca Hydrometcenter Rusia Roman Vilfand kepada Sputnik, Rabu.
Vilfand menambahkan bahwa badan cuaca tersebut akan melakukan evaluasi terhadap badai tersebut berdasarkan kerusakan dan kecepatannya, meskipun prakiraan menyatakan potensi Milton yang sangat merusak.
Milton kemungkinan akan lebih kuat daripada Badai Ivan pada 2004 dan Badai Katrina pada 2005, yang sejauh ini dikenal sebagai yang paling merusak dalam sejarah AS, pejabat cuaca Rusia itu memperkirakan.
"Ketika Badai Milton mencapai Florida, kerusakannya akan sangat besar, dan meskipun pendaratannya tidak mungkin dicegah sekarang, dampaknya dapat diminimalkan - pertama-tama, dengan menyelamatkan nyawa. Ini soal jutaan orang yang perlu dievakuasi," kata Vilfand.
Florida masih terguncang oleh Badai Helene, yang menyebabkan malapetaka di wilayah tenggara AS itu dua pekan lalu.
Sedangkan Badai Milton diperkirakan akan mencapai daratan Florida pada Rabu malam atau Kamis dini hari.
Pada Senin, Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan keadaan darurat di Florida dan membuka bantuan federal bagi otoritas setempat untuk mengatasi dampaknya.
Evakuasi diperintahkan bagi jutaan penduduk setempat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!