Nara, Kota Kuno dengan Arsitektur Megah
📅 Selasa, 08 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoOleh karena itu, Kammu memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Nagaokakyo pada tahun 784 M. Namun kemudian ia memindahkan ibukota lagi setelah beberapa kematian yang tidak menyenangkan di istana, hingga akhirnya memindahkannya lagi ke Heiankyo (Kyoto) pada tahun 794 M.
Ini adalah awal Periode Heian yang berlangsung hingga abad ke-12 M, dan Heiankyo akan tetap menjadi ibu kota Jepang selama seribu tahun berikutnya. Populasi Nara menurun dengan cepat tetapi kota itu akan tetap menjadi tempat ziarah berkat kuil-kuilnya yang indah, dan meskipun kota itu sangat menderita pada tahun pertama Perang Genpei (1180-1185 M).
Setelah perang usai pekerjaan restorasi dilakukan segera dilakukan. Saat ini kota Nara itu tetap menjadi salah satu objek wisata utama Jepang karena contoh-contoh seni dan arsitektur kunonya. Nara saat ini memiliki banyak contoh arsitektur Jepang kuno meskipun di antaranya hasil rekonstruksi, seperti bangunan istana, kuil, aula, pagoda, dan gerbang monumental. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!