Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Menlu Korsel Bahas Isu Bilateral dan Global dengan Menlu Baru Jepang

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Menlu Korsel Bahas Isu Bilateral dan Global dengan Menlu Baru Jepang Doc: ANTARA/Yonhap
Ket. Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Tae-yul, pada Jumat (4/10/2024) mengadakan pembicaraan telepon pertama dengan Menteri Luar Negeri baru Jepang, Takeshi Iwaya, untuk membahas hubungan bilateral serta isu-isu regional dan global, demikian menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.

Seoul - Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul, Jumat, mengadakan pembicaraan telepon pertamanya dengan Menteri Luar Negeri baru Jepang, Takeshi Iwaya, untuk membahas hubungan bilateral serta isu-isu regional dan global.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dalam percakapan yang berlangsung selama 25 menit itu, Cho menyampaikan ucapan selamat kepada Iwaya atas pelantikannya.

Menlu Cho pun mengusulkan agar kedua belah pihak berkomunikasi erat untuk memperluas kerja sama antara Korea Selatan dan Jepang, kata kementerian tersebut.

Dalam percakapan telepon itu,Iwaya menggambarkan hubungan Seoul-Tokyo sebagai "relasi yang sangat penting" seraya menyatakan bahwa kerja sama bilateral yang erat tidak hanya akan menguntungkan kedua negara, tetapi juga membantu mempromosikan stabilitas dan kemakmuran regional.

Kedua menlu juga sepakat untuk mempercepat persiapan acara yang akan menandai peringatan 60 tahun normalisasi hubungan diplomatik kedua negara tahun depan, kata Kemlu Korsel dalam pernyataannya itu.

Mereka juga menyoroti perlunya kerja sama dalam menangani masalah nuklir dan rudal Korea Utara serta isu-isu regional dan global lainnya.

Iwaya, yang pernah menjabat sebagai menteri pertahanan, ditunjuk sebagai menteri luar negeri setelah pemimpin baru Jepang, Shigeru Ishiba, membentuk kabinet baru pada Selasa (1/10) setelah parlemen mengukuhkan dirinya sebagai perdana menteri.

Hubungan Korea Selatan dan Jepang mengalami peningkatan yang signifikan setelah Presiden Yoon Suk Yeol tahun lalu memutuskan menyelesaikan perselisihan panjang terkait mobilisasi paksa warga Korea oleh Jepang selama masa perang.

Penyelesaian perselisihan itu dilakukan dengan memberikan kompensasi kepada korban tanpa meminta kontribusi dari perusahaan-perusahaan Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.