Terdampak Sentimen Geopolitik
Kamis, 03 Okt 2024, 08:58 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksinya, hari ini (3/10). Sentimen eksternal diperkirakan dominan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Analis dari Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah menjadi sentimen negatif untuk pasar lantaran mendorong ketidakpastian ekonomi. Karenanya, Oktavianus memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Kamis (2/10), bergerak melemah terbatas di kisaran 7.486 dan 7.665.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/10) sore, ditutup melemah seiring dengan eskalasi tensi geopolitik. IHSG ditutup melemah 78,87 poin atau 1,03 persen ke posisi 7.563,25, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 14,66 poin atau 1,54 persen ke posisi 938,69.
"Iran menembakkan lebih dari 100 rudal balistik ke Israel sebagai aksi balasan dari pembunuhan pemimpin kelompok Hizbullah di Libanon, sebuah eskalasi ketengan di Timur Tengah yang dikhawatirkan investor akan mengganggu aliran pasokan minyak ke pasar global," sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
- geopolitik
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Dirut Perum Bulog Pastikan Distribusi Beras di Kalimantan Tetap Berjalan
-
Pemkot Surabaya Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset
-
Tak Perlu Bergantung Beras, Bupati Jayawijaya Minta Warga 328 Kampung Serbu Tanam Umbi
-
Yogyakarta Jadi yang Terbaik! Rasio Ketersediaan Darah Tertinggi di Indonesia
-
Trump Bentuk Super Intelligence Force untuk Kuasai Masa Depan AI AS
-
Calon Gubernur BI Akan Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa
-
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.