Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Alasannya Kenapa Warga Batak di Jabar Dukung Dedi Mulyadi Jadi Gubernur

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 05:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Alasannya Kenapa Warga Batak di Jabar Dukung Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menerima warga Batak yang tinggal di Jabar.

Subang - Puluhan warga Batak yang tinggal di Jawa Barat mendatangi kediaman calon gubernur Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang untuk memberi dukungannya pada Pilkada 2024.

"Kami datang untuk memberi dukungan kepada Kang Dedi dan Kang Erwan menjadi gubernur dan wakil gubernur Jabar," kata Koordinator Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) Jabar Saritua Simbolon, di Subang, Rabu.

Saritua mengatakan, dukungan tersebut diberikan setelah melihat perjalanan karir Dedi Mulyadi, mulai dari Wakil Ketua Komisi E DPRD Kabupaten Purwakarta, Wakil Bupati Purwakarta, Bupati Purwakarta dua periode dan terakhir Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Menurut dia, sebagai warga Batak yang tinggal di Jawa Barat, pihaknya merasa Dedi Mulyadi paling pantas untuk memimpin. Sehingga mereka bulat menentukan pilihan.

"Kami sepakat dari lubuk hati yang paling dalam untuk mendukung Kang Dedi dan Kang Erwan menjadi gubernur Jawa Barat, nomor urut empat pasti dapat," katanya.

Dosen bahwa saat ini PSBI di Jawa Barat memiliki anggota lebih dari 10 ribu keluarga.

Selain marga Simbolon, Saritua juga mengaku bahwa pihaknya juga akan mengajak komunitas marga Batak lainnya untuk mendukung pasangan calon gubernur Dedi Mulyadi dan wakilnya Erwan Setiawan.

"Kita akan menjadi ujung tombak mensosialisasikan visi misi DERMAWAN (Dedi Mulyadi -Erwan Setiawan), tidak hanya pada keluarga Simbolon tapi ke seluruh keluarga besar Batak lainnya di Jawa Barat untuk mencoblos Kang Dedi," katanya.

Sementara itu Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

Ia mengaku dekat dengan warga Batak di Jawa Barat terlebih kini banyak bertemu pengacara yang menangani kasus Vina Cirebon.

"Kemarin juga keluarga besar Sirait membuat acara di Bandung tapi waktunya bentrok dan sampai hari ini belum. Bahkan marga Sirait sekarang menyediakan rumah pemenangan di Bandung," kata dia.

Menurut Dedi, Jawa Barat merupakan provinsi toleran bagi semua masyarakat yang berasal dari manapun, termasuk Batak. Ke depan jika terpilih menjadi gubernur ia akan mempererat kekeluargaan tersebut untuk bersama-sama membangun dan mencintai tanah Jawa Barat.

Selain mendapatkan dukungan dari warga Batak, pada hari yang sama 19 elemen masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat mendatangi Lembur Pakuan Subang untuk memberikan dukungan pada pasangan nomor urut empat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan.

Pada Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah menetapkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Selain pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, ada juga pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie, K.H. Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina, serta pasangan Jeje Wiradinata-Ronald Surapradja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.