Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produk Pencuci Piring dengan Aroma Kesegaran Buah Nanas Diluncurkan

📅 Selasa, 01 Okt 2024, 20:41 WIB | Oleh:
Produk Pencuci Piring dengan Aroma Kesegaran Buah Nanas Diluncurkan Doc: istimewa
Ket. Kegiatan masak besar kari ayam di Istana Maimoon, Medan yang dipimpin oleh Chef Steby Rafael. (Wings Care), bersamaan momen peluncuran cairan pencuci piring Ekonomi Pencuci Piring Nanas & Jeruk Nipis.

JAKARTA -Mencuci peralatan masak dan makan setelah mengkonsumsi makanan berlemak bisa terasa melelahkan. Sisa lemak yang masih menempel di piring atau wajan, serta sisa-sisa makanan yang sulit dibersihkan, seringkali membutuhkan usaha ekstra untuk membersihkannya.

Menjawab kebutuhan tersebut,Ekonomi Pencuci PiringproduksiWings Care, meluncurkan varian terbaruEkonomi Pencuci Piring Nanas & Jeruk Nipis. Varian ini merupakan cairan pencuci piringpertamadi Indonesia yang dilengkapi denganNatural Pineapple Extractdari buah nanas.

"Menggabungkan kesegaran nanas dan jeruk nipis, formulasi produk yang dihadirkan jadi lebih tangguh sehingga efektif menghilangkan bau dan sisa lemak membandel," kata Marketing Manager Household Category Wings Group IndonesiaFenny Tjuatja, melalui siaran pers Senin (30/9).

Ia menerangkan pasar produk pencuci piring di Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini mendorongEkonomi Pencuci Piringterus berinovasi menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dengan aroma yang disukai oleh masyarakat.

"Nanas adalah buah yang akrab untuk keperluan dapur keluarga Indonesia, bisa mengempukkan daging, bahan pelengkap masakan, hingga menambah cita rasa dan aroma pada makanan. Selain itu, aroma buah nanas yang menyegarkan juga dikenal mampu menghilangkan bau amis dan bau tidak sedap," ujar Fenny.

lebih jauh ia menerangkan, melihat potensi dari buah nanas tersebut,Ekonomi Pencuci Piring Nanas & Jeruk Nipisyang diluncurkan sebagai solusipowerfuldalam menghilangkan sisa lemak dan bau membandel. Tidak hanya efektif membersihkan, tetapi formulanya juga telah teruji mampumembersihkan sisa pestisida yang menempel pada buah dan sayur tanpa meninggalkan sisa sabun.

Pada momen peluncuran varian terbaru, Ekonomi Pencuci Piring mengadakan acara bertajuk Masak & Makan Bareng (Mabar) Kuali Nusantara yang dimulai di Kota Medan. Bertempat di Istana Maimoon, acara ini diselenggarakan dengan tujuan agar masyarakat semakin mencintai warisan kuliner setempat tanpa rasa khawatir mengolahnya sendiri di rumah.

"Pada kesempatan tersebut berbagai kegiatan seperti demo masak bersama celebrity chef, lomba masak kari ayam khas Medan, lomba cuci piring estafet, senam bersama, dan berbagai kegiatan hiburan dihadirkan dalam kegiatan yang dihadiri oleh ribuan pengunjung dari kota Medan dan sekitarnya," tambah Fenny. Steby Rafael,ChefsekaligusPraktisi Kuliner, menunjukkan keterampilannya dalam demo masak kari ayam khas Medan di hadapan ratusan pengunjung acara. Tak hanya memperlihatkan cara memasak, Chef Steby juga membeberkan fakta dan tips dalam mengolah masakan tersebut.

"Kari ayam Medan merupakan hidangan dengan perpaduan rempah-rempah India dan bumbu segar Indonesia, dengan kuah yang tidak terlalu cair atau kental, karena menggunakan bumbu melimpah dan pati dari kentang yang juga ikut direbus saat pemasakan. Jika ibu-ibu tidak terlalu suka dengan bawang bombay bisa diganti bawang merah, ditambah daun salam, daun jeruk, serai, dan santan. Hidangan ini cocok disajikan dengan nasi, roti canai, prata, mie lidi untuk gomak, atau bihun khas Medan. Pelengkapnya bisa ditambahkan tomat, telur rebus, atau bisa ditambahkan sayuran sebagai hiasan," terangChefSteby.

Sebaiknya Anda baca juga:

Menurut dia, ketika masak masakan yang penuh bumbu dan kaya rempah, seperti kari ayam Medan, jangan lupa untuk selalu jaga kebersihan peralatan masak dan makan. Baik itu sebelum dan sesudah digunakan. Jangan sampai peralatan masak dan makan yang kita gunakan masih meninggalkan sisa lemak atau residu sehingga bisa mempengaruhi rasa masakan.

"Sayuran juga harus dicuci terlebih dahulu, akan lebih baik jika dicuci sampai bersih dengan cairan pencuci yang telah teruji aman membersihkan buah dan sayuran. PakaiEkonomi Pencuci Piring Nanas & Jeruk Nipis," ujar Steby.

Fenny Tjuatja menambahkan, ia optimisEkonomi Pencuci Piringvarian Nanas dan Jeruk Nipis dapat diterima dengan baik oleh masyarakat serta mampu menyemarakkan pasar perawatan rumah tangga di kategori produk pencuci piring. Ditambah dengan strategi pemasaran dan hadirnya kegiatan Mabar Kuali Nusantara di berbagai kota, kami yakin dapat memperkuat posisi merek Ekonomi sebagai salah satu produk pencuci piring yang dicintai oleh konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.