Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Thailand Terapkan Sistem Imigrasi Baru untuk Turis

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 16:00 WIB | Oleh:
Thailand Terapkan Sistem Imigrasi Baru untuk Turis Doc: The Straits Times/Reuters

Thailand akan meluncurkan sistem Otorisasi Perjalanan Elektronik (ETA) untuk semua wisatawan yang bepergian dari negara-negara yang bebas visa mulai Desember 2024. Menurut laporan, sistem baru ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan menyederhanakan prosedur imigrasi untuk memastikan pelacakan pengunjung berjalan efisien, sekaligus mempertahankan status Thailand sebagai salah satu tujuan wisata global terkemuka.

Dilansir dari Times of India, Kementerian Luar Negeri Thailand mengungkapkan, sistem ETA akan berlaku untuk pengunjung dari 93 negara yang bebas visa, bebas visa, meskipun warga negara Malaysia, Laos, dan Kamboja tidak termasuk. Kementerian menyatakan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk menyederhanakan proses imigrasi, dan memungkinkan wisatawan untuk merasakan pengalaman masuk tanpa hambatan sementara pihak berwenang Thailand mempertahankan kontrol atas keamanan nasional.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya Thailand yang lebih luas untuk memastikan keamanan nasional dan meningkatkan manajemen arus pengunjung tanpa mengorbankan statusnya sebagai tujuan wisata utama dunia," demikian bunyi sebuah pernyataan," CNBC International, Jumat (20/9).

Laporan juga mengatakan bahwa setiap ETA yang disetujui akan berlaku untuk satu kali masuk ke Thailand, dan akan memungkinkan pelancong untuk tinggal di negara tersebut hingga 60 hari. Mereka akan memberi mereka kesempatan untuk menghabiskan satu bulan lagi di wilayah tersebut; yaitu 30 hari lagi dalam program ini.

Desain sistem ini adalah untuk menawarkan opsi fleksibilitas kepada para wisatawan, serta memastikan bahwa warga negara yang bebas visa mengikuti peraturan negara. Sistem ETA ini akan diimplementasikan bersama dengan sistem visa elektronik yang akan diintegrasikan oleh pemerintah Thailand ke dalam satu sistem online pada bulan Juni 2025.

Mendapatkan ETA akan mudah karena prosesnya hanya melibatkan pengisian formulir online untuk pemohon. Wisatawan akan diminta untuk memasukkan informasi mereka melalui aplikasi dan tidak ada biaya yang akan dikenakan untuk memproses aplikasi tersebut. Hal ini akan sangat membantu para wisatawan dan mengurangi jumlah formalitas saat melintasi perbatasan negara yang berbeda.

Salah satu manfaat terbesar dari memiliki ETA adalah menggunakan gerbang imigrasi otomatis di pintu masuk. Dengan demikian, penggunaan ETA akan menghilangkan urusan panjang dengan petugas imigrasi yang membosankan dan memakan waktu, yang harus dilakukan adalah memindai QR yang disediakan saat tiba. Namun, pengunjung hanya diizinkan untuk tinggal selama jangka waktu yang ditentukan yang jika melebihi batas waktu yang ditentukan akan dianggap sebagai pelanggaran yang akan dikenai hukuman.

Meskipun ETA akan meningkatkan durasi tinggal serta meningkatkan kecepatan proses imigrasi, hal ini tidak memberikan izin masuk individu ke Thailand. Petugas pengawas perbatasan akan terus memiliki keleluasaan untuk menentukan apakah seorang pelancong dapat atau tidak dapat memasuki negara ini.

Jadwal untuk sistem pintu masuk baru ini belum ditetapkan untuk Thailand, oleh karena itu para pelancong disarankan untuk terus mengikuti perkembangan ETA agar dapat memenuhi semua kewajiban yang relevan untuk mendapatkan perjalanan yang mudah. Oleh karena itu, Inisiatif ini menunjukkan kesediaan Thailand dalam meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus mengamankan perbatasannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.