Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Seniman Banyuwangi Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024

24 Kamis, 19 Sep 2024, 15:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Seniman Banyuwangi Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024 Tiga Seniman Banyuwangi Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024 Doc: ANTARAHumas Pemkab Banyuwangi

BANYUWANGI - Tiga seniman di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi (Kemendikbudristek) karena berprestasi dan berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan di Tanah Air.

Ketiganya yakni Temu Misti (seniman Tari Gandrung Banyuwangi), Siami (penenun Wastra Using), dan Yusuf Senari (penyalin kitab Lontar).

"Selamat kepada Bu Temu Misti, Bu Siami, dan Pak Senari, yang telah mengharumkan nama Banyuwangi. Kami sangat bangga dengan para maestro yang hingga saat ini masih menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam keterangannya di Banyuwangi, Kamis.

Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 ini, menurutnya, merupakan bentuk pengakuan bagi para pelestari kesenian dan budaya yang selama ini berjuang dalam merawat kekayaan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

"Pemkab Banyuwangi juga terus berupaya merawat berbagai kesenian dan kebudayaan yang ada di Banyuwangi agar tetap lestari," kata Ipuk.

Temu Misti merupakan salah satu pelestari kesenian Tari Gandrung yang masih eksis hingga saat ini. Ia menerima penghargaan AKI 2024 untuk kategori Maestro Seni Tradisi. Sosok perempuan yang akrab disapa Mbok Temu itu dikenal luas sebagai penari yang mengabdikan hidupnya untuk melestarikan tari khas Banyuwangi.

Keberhasilan Mbok Temu dalam mengajarkan dan memperkenalkan Tari Gandrung kepada generasi muda menjadi salah satu alasan utama ia menerima AKI 2024. Mbok Temu dianggap menginspirasi banyak orang untuk terus melestarikan seni tari tradisional ini.

Sementara Siami, merupakan satu-satunya penenun kain Wastra Using tradisional yang masih bertahan di Banyuwangi. Ia menerima penghargaan AKI untuk kategori Pelestari. Sedangkan Senari adalah penyalin Kitab Lontar Yusuf, kitab kuno yang tertulis dengan aksara pegon dan berisi tentang kisah Nabi Yusuf. Ia juga menerima penghargaan untuk kategori Pelestari. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

UNDP Desak Percepatan Investasi Hijau

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNDP Desak Percepatan Inves...

Lisa Blackpink Rilis Video Musik “Tarantino”

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Lisa Blackpink Rilis Video ...
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.