Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Preferensi Anak untuk Menu Makan Gratis Dipertimbangkan

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Preferensi Anak untuk Menu Makan Gratis Dipertimbangkan Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Pelaksana Tugas Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati saat meninjau uji coba program makan bergizi gratis (MBG) di SDN 01 Manggarai, Jakarta, Senin (9/9).

JAKARTA - Penyajian menu makan siang gratis masih terus "digodok" berbagai elemen yang berkepentingan. Salah satunya dengan mempertimbangkan prererensi anak.

"Preferensi anak dalam menentukan menu makan untuk program makan gratis, akan diperhatikan, meski juga masih dalam tahap uji coba," jelas Pelaksana Tugas Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati, Selasa.

Pertimbangan lain menyangkut besaran harga, rasa masakan, dan kesukaan. Ini menjadi pertimbangan sehingga anak-anak menghabiskan satu porsi menu makanan. Suharini menuturkan, pertimbangan lain lagi kisaran harga per menu, termasuk biaya atau ongkos kirim. Lalu, biaya masak dan pengemasan.

Adapun terkait usulan susu ikan belum diputuskan. Pemprov belum memutuskan untuk memasukkan atau tidak, susu ikan ke dalam menu program makan gratis. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jakarta masih menunggu pedoman umum dari pemerintah pusat.

Susu ikan beberapa waktu lalu menjadi pembahasan berbagai elemen. Mereka termasuk para dokter. Mereka berpendapat bahwa hidangan susu ikan dapat menggantikan susu sapi dalam program makan gratis. Namun, hingga kini usulan ini belum diputuskan.

"Sambil menunggu pedoman umum dari Pemerintah Pusat, Pemprov Jakarta akan melakukan uji coba program makan siang gratis," tandas Suharini.

Dia kemudian menuturkan, selama masa uji coba, menu yang disajikan selalu berbeda. Pemilihan menu dengan mempertimbangkan survei sederhana yang melibatkan siswa, serta kandungan kalori suatu makanan.

Adapun uji coba program makan gratis dilaksanakan menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility). Ini misalnya dari Badan Usaha Milik Daerah Jakarta seperti Perumda Dharma Jaya, PAM Jaya, Bank DKI dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.