Bogor Paparkan 'Situ Front City' di Filipina

Rabu, 18 Sep 2024, 03:27 WIB

BOGOR - Situ Front City menjadi konsep Kabupaten Bogor dalam menjaga hulu Jabodetabekpunjur di satu sisi dan kebutuhan masyarakat akan permukiman yang sejuk dan nyaman di kaki Gunung Salak. Konsep ini dipaparkan ke New Clark City, Filipina.

Pemaparan disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. Dia membawakannya dalamaacara konferensi internasional 60th ISOCARP World Congress 10-13 September lalu.

Ket. Foto: Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika pada konferensi internasional 60th ISOCARP World Congress di New Clark City, Filipina. — Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

"Situ Front City menawarkan perumahan vertikal sekitar danau untuk menampung masyarakat di tapak yang relatif kecil agar menyisakan ruang terbuka hijau yang besar," tandas Ajat, Selasa (17/9). "Kawasan ini dilengkapi dengan berbagai amenitas yang terhubung dengan infrastruktur hijau agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dalam kawasan dengan berjalan kaki atau bersepeda," ujarnya.

Ajat berharap inisiatif kawasan rendah karbon ini akan membawa Bogor ke dunia perencanaan dan membawa dunia perencanaan ke Bogor. Dua pembicara lainnya dalam sesi ini adalah Dr David Mountain dari RTPI dan Dushko Bogunovich dari ISOCARP. Ketiganya meyakini kota baru mandiri dapat menjadi solusi tantangan urbanisasi dan perubahan iklim jika direncanakan dengan prinsip kota regeneratif berkelanjutan.

Selain menyampaikan inovasi pembangunan perkotaan yang sudah diimplementasikan di Kabupaten Bogor, lanjutnya, melalui konferensi ini Pemerintah Kabupaten Bogor dapat menjaring inovasi-inovasi baru dari seluruh dunia yang dapat diadopsi.

"Untuk dapat menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan desain perkotaan berkelanjutan, pengurangan emisi karbon, penyediaan transportasi publik, serta pemberdayaan masyarakat," ujar Ajat.

Selain itu, melalui konferensi ini, dia berharap dapat membangun jejaring internasional lewat kemitraan dengan lembaga dari luar negeri. Ini baik lembaga pemerintah maupun nonpemerintah untuk mendukung pengembangan riset dan inovasi pembangunan di daerah.

Dalam rangka mewujudkanBring Bogor To The World and Bring The World To Bogor, pada tahun 2026 Kabupaten Bogor akan menjadi tuan rumah gelaran konferensi ISOCARP. Kegiatan akan diikuti oleh 85 negara dari Asia-Pasifik.

Perencanaan Kota

International Society of City and Regional Planners (ISOCARP) merupakan organisasi internasional Asosiasi Sukarela Serikat orang-orang yang bekerja di bidang perencanaan kota. Organisasi ini berdiri pada tahun 1965 dengan memiliki anggota dari lebih dari 80 negara.

ISOCARP secara resmi diakui Persatuan Bangsa-Bangsa dan Dewan Eropa. Organisasi ini bekerja dengan UNESCO dan tidak berada di bawah kendali pemerintah mana pun. Delegasi Indonesia diwakili juga dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor Serta IAP.

Kegiatan konferensi ini memiliki tema "Planning New and Regenerative Cities." Tema ini diangkat karena pada era digitalisasi dengan ekonomi sirkuler seperti sekarang, kebutuhan terhadap penyediaan kota sebagai tempat hidup dengan lingkungan manusiawi dan isu lingkungan berkelanjutan, terus meningkat.

Merupakan suatu peluang dan tuntutan perencana kota dan regional untuk dapat melakukan pendekatan yang lebih kuat terhadap kota melalui penyediaan permukiman baru ataupun melalui strategi pembangunan kembali. Dalam konferensi ini, delegasi dari berbagai negara menyampaikan tantangan dan peluang perencanaan kota-kota baru yang berkelanjutan, antara lain, melalui rekayasa kawasan metropolitan dan kota menuju keberlanjutan. Kemudian, melalui bangunan dan transportasi berkelanjutan. Lalu, desain perkotaan berkelanjutan dan strategi dekarbonisasi serta inovasi untuk adaptasi lingkungan perkotaan yang tahan iklim. Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.