DKI Jakarta Kawinkan Emas dari Cabang Atletik 1.500 Meter Putra dan Putri pada PON 2024
Sabtu, 14 Sep 2024, 21:09 WIBKabupaten Deli Serdang - DKI Jakarta memborong dua medali emas dari lari 1.500 meter putra dan putri, dalam pertandingan cabang atletik Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, melalui Wahyudi Putra dan Aprilia Kartina.
Dalam lomba di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu, Wahyudi membukukan waktu 3 menit 50,2 detik, sedangkan Aprilia mencatat waktu 4 menit 29,81 detik.
Wahyudi mengungguli atlet Bangka Belitung, Robi Syianturi, yang menorehkan waktu 3 menit 51,62 detik. Menguntit pada peringkat ketiga, Hadrin Mahdang dari Gorontalo mencatat waktu 3 menit 52,11 detik.
Peringkat kedua lari 1.500 putri ditempati Novia Nur Nirwani dari DKI Jakarta.Sedangkan peringkat ketiga ditempati Mutiara Nurul. Atlet berusia 18 tahun ini mempersembahkan perunggu D.I Yogyakarta.
Final lari 1.500 meter putra dan putri, diikuti 11 dan 8 atlet.
Pada nomor putra, DKI Jakarta, Maluku Utara, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Aceh, Jawa Barat, dan Gorontalo masing-masing mengirimkan satu wakil, sedangkan Bangka Belitung dan tuan rumah Sumatera Utara mengutus dua atlet.
Pada sektor putri, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Papua Pegunungan, Nusa Tenggara Barat, DI Yogyakarta, dan Sumatera Barat menempatkan wakil-wakilnya dalam final.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Setelah Kembali Membalap, Mario Aji Optimis Raih Hasil Positif
-
Prabowo dan Sekjen PBB Diagendakan Bahas Isu Strategis Dunia
-
Antisipasi Lonjakan Harga, Polda Metro Jaya Awasi Harga Bahan Pokok di Jakarta Utara
-
Pimpinan MPR Dukung Pengalihan Subsidi Barang ke Subsidi Uang Agar Tepat Sasaran
-
Jakarta Siaga 1! Ribuan Buruh Kepung DPR 28 Agustus, Awas Jalan Macet Parah!
-
Kayak Sumbang Emas Pertama Indonesia di SEA Games
-
Pemkot Palembang Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.