KAI Logistik Catat Peningkatan Kinerja Signifikan Angkutan Limbah B3
Rabu, 11 Sep 2024, 15:40 WIBJAKARTA - Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Logistik terus memantapkan posisinya di industri logistik tanah air dengan komitmen memperkuat logistik nasional. Selain pengelolaan batu bara dan angkutan retail, angkutan Limbah B3 turut mengalami peningkatan signifikan.
Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, mengungkapkan pada semester satu lalu, KAI Logistik berhasil mengelola lebih dari 12 juta ton volume barang dan peningkatan kinerja terus dipertahankan. Hingga Agustus, KAI Logistik berhasil mengelola lebih dari 17 juta ton volume yang dilayani dari berbagai segmen produk di antaranya KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro. Memasuki semester dua, secara keseluruhan mengalami peningkatan hingga lebih dari 20% dari rata-rata capaian bulanan di semester 1.
"Pada periode Agustus, tren kinerja mengalami peningkatan yang signifikan khususnya pada layanan Angkutan Limbah B3 di mana mencatatkan hampir 1.500 ton atau melebihi 32% dari target bulan yaitu 1.135 ton. Sepanjang semester 1 tahun 2024, angkutan limbah B3 menyentuh angka lebih dari 2.250 ton sehingga kinerja pada Juli dan Agustus sebesar 2.300 ton telah melebihi capaian kinerja volume secara keseluruhan pada semester 1 tahun 2024," kata Fredi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/9).
Dia melanjutkan pihaknya sangat mengapresiasi pelaku usaha khususnya pengelola limbah B3 dalam menggunakan moda KA sebagai pilihan moda distribusi. Dan pihaknya memahami bahwa keberadaan pelaku usaha khususnya pengelola limbah memainkan peranan penting dalam menjaga ekosistem keberlanjutan lingkungan khususnya dalam hal pengelolaan limbah B3.
Komitmen pemilihan moda KA sebagai moda ramah lingkungan tentu sejalan dengan perannya dalam ekosistem keberlanjutan lingkungan. Angkutan Limbah B3 merupakan salah satu layanan dalam segmentasi produk KALOG Pro.
Angkutan limbah B3 sudah melayani sejak tahun 2018, dan di penghujung tahun 2023 KAI Logistik menghadirkan inovasi dalam metode pengangkutan yang sebelumnya menggunakan kontainer kini juga dilayani dengan pilihan roll off box.
"Melalui inovasi ini, layanan limbah B3 dapat melayani jenis limbah B3 yang lebih beragam dan mendorong lebih banyak pengalihan volume dari truk ke kereta api," katanya.
Selain lebih ramah lingkungan/green logistics, kata Ferdi angkutan limbah B3 juga memiliki sejumlah keunggulan lain di antaranya jaminan keamanan dan keselamatan sehingga menekan risiko cemaran lingkungan selama perjalanan, penerapan SOP yang ketat, pengawalan, hingga pemeriksaan di 4 titik pemberhentian.
Inovasi, menurutnya, angkutan limbah B3 menggunakan roll off box juga diganjar penghargaan 13Th Anugerah BUMN 2024, kategori Terbaik II Inovasi Bisnis Anak Perusahaan BUMN yang diselenggarakan oleh BUMNTrack pada 13 Maret 2024 lalu. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mampu memperkuat kinerja korporasi dengan mengoptimalisasikan peluang bisnis di Industri 4.0.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kasus Videografer Amsal Sitepu Ancaman bagi Keberlangsungan Industri Kreatif
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Pemkot Surabaya Genjot Ekspor IKM Lewat Coaching Clinic, Siapkan Pelaku Usaha Tembus Pasar Global
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.