Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Gembira, Produk Gaharu Indonesia Dilirik 'Buyer' Mesir

📅 Senin, 09 Sep 2024, 01:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Produk Gaharu Indonesia Dilirik 'Buyer' Mesir Doc: ANTARA/HO-KBRI Kairo
Ket. Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf (tengah) berfoto bersama para 'buyer' Mesir pada Sabtu (7/9/2024).

Jakarta - Dua perusahaan Mesir menyatakan tertarik untuk mengimpor produk kayu gaharu dari Indonesia, menurut kedutaan besar Indonesia di Kairo, Mesir.

Minat itu mengemuka saat Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf melakukan pertemuan pada Sabtu (7/9) dengan sejumlahbuyerMesir, menurut siaran pers KBRI Kairo yang diterima pada Ahad.

Lutfi menyatakan menyambut baik permintaan produk kayu gaharu, juga produk manufaktur seperti aki dan suku cadang kendaraan,fiber glass, dan aluminium.

Direktur MiddleEast Haji Yusuf, seperti dikutip dalam siaran pers tersebut, mengaku bahwa pihaknya sedang melihat peluang impor produk gaharu dari Indonesia.

Perusahaan yang dipimpinnya itu juga disebutkan membutuhkan produk aki dan suku cadang kendaraan, serta bahan produksi untukfiber glassdan aluminium.

Manajer PemasaranKhayratSiwa Ashraf Al Masry menjelaskan bahwa permintaan kayu gaharu tersebut berupaGrade I dan Grade II, yaituyang mengandung minyak dan tanpa minyak.

Produk itu, ujarnya, diinginkan untuk juga memenuhi kebutuhanpabrik tasbih dan bahan baku wewangian di Mesir.

"Konsumen Mesir menyukai rempah dan wewangian yang dihasilkan kayu gaharu. Kebanyakan tertarik dengan kualitas yang dimiliki oleh kayu gaharu di Indonesia," katanya.

Sementara itu,CEOKhayratSiwa MahdyQadouramengatakan saat ini pihaknya sedang mengupayakan ekspor buah, minyak zaitun, dan produk biji kurma.

Kurma jenis Siwa dianggap sebagai makanan dengan kepadatan energi tinggi, kaya akan sumber zat besi, dan serta kalsium, katanya.

Atase Perdagangan KBRI Kairo M. Syahran Bhakti menyatakan siap membantu untuk semakin memperkenalkan produk kurma Siwa, yang sudah sangat dikenal oleh pasar dikenal pasar Indonesia, menurut siaran pers tersebut.

Ia menambahkan bahwa Indonesia merupakan pengimpor produk kurma terbanyak dari Mesir, Arab Saudi, dan Tunisia.

Dubes Lutfidalam pertemuan itu juga menyampaikan harapan bahwa Indonesia dan Mesir bisa mengembangkan pasar, saling bertukar informasi produk bisnis, serta meningkatkan pertemuan bisnis dalam pameran dagang seperti Trade Expo Indonesia (TEI).

TEIsendiriakan digelar pada 9-12 Oktober mendatang di ICE di BSD City, Tangerang, Banten.

TEIsebelumnya, yaitu pada 2023, menurut Kemlu RI mendatangkan lebih dari 33.000 pembeli dan pengunjung dari 114 negara, serta total transaksi sebesar 25,3 miliar dolar AS (sekitar Rp392,65 triliun).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.