Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump dan Harris Diprediksi akan Berselisih dalam Debat 10 September

📅 Minggu, 08 Sep 2024, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump dan Harris Diprediksi akan Berselisih dalam Debat 10 September Doc: Al Jazeera/AP
Ket. Mantan Presiden Donald Trump akan menghadapi Wakil Presiden Kamala Harris dalam debat di Philadelphia, Pennsylvania.

WASHINGTON - Ini akan menjadi pertama kalinya Kamala Harris dan Donald Trump bertemu langsung, dan jutaan warga Amerika akan mendapat tempat duduk di pinggir lapangan.

Wakil presiden dari Partai Demokrat dan mantan presiden dari Partai Republik akan saling berhadapan di Philadelphia pada hari Selasa 10 September dalam debat pertama mereka -- dan mungkin satu-satunya -- yang disiarkan televisi sebelum pemilihan umum 2024 yang sangat menegangkan.

Debat berisiko tinggi yang disiarkan di stasiun televisi ABC akan menjadi kesempatan bagi para pemilih AS untuk melihat keduanya saling berhadapan, setelah sebulan penuh bersaing ketat sejak Presiden Joe Biden menyerah sebagai kandidat.

Harris (59) telah menggerakkan dan menyatukan partai Demokrat, dan sekarang akan menghadapi lawan yang menyebutnya "gila" dan menjadikannya sasaran ejekan rasis dan seksis.

Wakil presiden perempuan pertama Amerika, berkulit hitam, dan berdarah Asia Selatan ini telah mengalahkan keunggulan Trump dalam jajak pendapat, tetapi bersikeras bahwa dirinya tetap menjadi "yang tidak diunggulkan" dalam persaingan yang ketat.

Mengetahui apa yang dipertaruhkan, Harris menghabiskan waktu lima hari berdiam di kota Pittsburgh untuk mempersiapkan debat.

Sementara itu, Trump yang berusia 78 tahun diperkirakan akan memilih pendekatan agresif, setelah masuknya Harris ke dalam persaingan mengacaukan upayanya untuk menduduki Gedung Putih dan menjadikannya kandidat tertua dalam sejarah AS.

"Mereka adalah dua kandidat yang sangat berbeda yang sebelumnya tidak pernah bertemu langsung," kata Erin Christie, dari Sekolah Komunikasi dan Informasi Universitas Rutgers, kepada AFP.

"Jadi ini akan menjadi perdebatan yang sangat mencerahkan, bahkan bisa menjadi faktor penentu dalam pemilu."

Kurangnya kesempatan bertemu langsung sebelumnya adalah akibat Trump menolak menghadiri pelantikan Biden setelah secara keliru mengklaim dirinya dicurangi dalam pemilu 2020.

Yang menambah keseruan adalah fakta bahwa perdebatan tersebut terjadi di Pennsylvania, medan pertempuran paling sengit di antara negara bagian yang akan menentukan hasil pemilu.

Debat hari Selasa bisa jadi merupakan debat terakhir. Harris dan Trump belum sepakat untuk melakukan hal lain, dan debat ini baru terjadi setelah pertikaian sengit berakhir dengan kubu Harris yang dengan berat hati setuju agar mikrofon kedua kandidat dimatikan sementara kandidat lainnya berbicara.

Rakyat Amerika kini akan memperhatikan dengan saksama untuk melihat bagaimana hal itu benar-benar terjadi di panggung.

Meskipun ada perbedaan pendapat tentang seberapa besar debat capres AS mempengaruhi jajak pendapat, tak diragukan lagi bahwa debat capres terkadang dapat menyebabkan gempa politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.