Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Afrika Sepakat Tingkatkan Hilirisasi Pertambangan Bernilai Tambah

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan Afrika Sepakat Tingkatkan Hilirisasi Pertambangan Bernilai Tambah Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Asisten Deputi Keamanan dan Ketahanan Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Adriani Kusumawardani memberikan sambutan di sela Forum Parlemen Indonesia Afrika (IAPF) 2024 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (1/9/2024).

Jakarta - Republik Indonesia bersama dengan Afrika sepakat untuk meningkatkan hilirisasi pertambangan bernilai tambah untuk komoditas yang bernilai ekonomi tinggi pada workshop yang berlangsung di sela-sela Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 di Nusa Dua, Bali

Direktur Pasifik dan Oseania Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Adi Dzulfuat saat membuka pertemuan mengungkapkan jika tantangan yang dihadapi oleh Indonesia saat ini adalah bagaimana menekan seminimal mungkin dampak negatif pertambangan terhadap lingkungan.

"Serta optimalisasi nilai dari pertambangan itu sendiri," kata Adi melalui pernyataan resmi Kemlu yang diterima di Jakarta, Rabu.

Adi menegaskan bahwa transformasi pertambangan berkelanjutan penting dilakukan namun harus memperhatikan penguatan perlindungan terhadap lingkungan dan kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat lokal.

Senada, Asisten Deputi Keamanan dan Ketahanan Maritim Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi RI, Adriani Kusumawardani yang turut hadir pada workshop itu mengatakan negara-negara Afrika juga dapat menerapkan prinsip hilirisasi pertambangan bernilai tambah seperti Indonesia.

"Proses hilirisasi tambang bernilai tambah untukcriticalmineral sangat menguntungkan Indonesia, dan ini sangat bisa diterapkan di negara-negara Afrika yang berlimpah tambangnya," jelas Adriani.

Acara yang digelar oleh pemerintah Indonesia bersama asosiasi di sektor pertambangan itu turut mengulas berbagai isu-isu pertambangan yang ada di Indonesia dan Afrika pada sesi diskusi.

Kolaborasi multi-stakeholder yang efektif di sektor pertambangan serta strategi pertambangan berkelanjutan dan bertanggung-jawab berdasarkan prinsip ESG (Environment, Social, Governance) juga menjadi poin diskusi.

Sebagai tindak lanjut, stakeholders Indonesia yang hadir dalam workshop yang dihadiri stakeholder dari pertambangan Indonesia dan negara-negara Afrika seperti Kenya, Mozambik, Zimbabwe, Tanzania, berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra-mitra negara Afrika.

Level kerja sama yang disepakati juga beragam, baik secara antar pemerintah (G2G), pemerintah dengan bisnis (G2B), maupun bisnis dengan bisnis (B2B).

Selain itu juga tercapai pemahaman bersama mengenai insentif, regulasi, dan relaksasi yang disiapkan oleh pemerintah untuk menarik investor termasuk pembahasan mengenai praktik pertambangan berkelanjutan dengan mengedepankan aspek sosial, ekonomi, dan pengelolaan yang transparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.