Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Kades Jatim Nyatakan Satu Komando Tak Berpolitik Jelang Pilkada

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 16:10 WIB | Oleh:
Ribuan Kades Jatim Nyatakan Satu Komando Tak Berpolitik Jelang Pilkada Doc: ANTARA/Didik Suhartono
Ket. Ribuan kepala desa saat berkumpul di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/9).

Surabaya -- Lebih dari 6.000 kepala desa tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa (PKD) Jawa Timur menyatakan satu komando tak berpolitik menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) 2024.

"Ini murni untuk menjalin silaturahmi antar kepala desa. Kami harap kepala desa bersatu dan tidak ada perpecahan," ujar Ketua pembina PKD Jatim M Yusuf dalam kegiatan bertema "Satu Komando Bersama Sampai Akhir" di Surabaya, Rabu.

Ia menambahkan selama ini kepala desa seperti terbagi menjadi beberapa organisasi atau aliansi dan saat ini telah disatukan lewat PKD Jatim. Melalui PKD Jatim Yusuf berharap kepala desa tetap kompak satu komando sampai akhir.

"Satu komando ini dimaksudkan untuk tetap bersama dan bersaudara sampai akhir meski beda pilihan," tegasnya.

Ketua PKD Jatim Sujiono menegaskan sekali lagi bahwa acara ini terselenggara dari iuran dan donatur teman-teman kepala desa (kades).

Ia juga menegaskan tidak ada founding dari partai politik (parpol) atau pasangan calon (paslon) tertentu.

"Kami mengadakan acara ini untuk forum silaturahmi dan bersama mendoakan bangsa. Kita sebagai anak bangsa boleh dong mendoakan bangsanya," katanya.

Sujiono juga mengungkapkan, pihaknya tidak membatasi hak politik anggota. Hak politik seseorang tidak boleh dirampas.

"Kami menghormati hak politik masing-masing anggota. Tidak ada paksaan. Forum ini murni kami buat untuk silaturahmi antarkepala desa se-Jatim," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.