Global Auction Tampilkan 156 Karya Seni Bertajuk 'Seni Asia Tenggara, Tiongkok, Modern & Kontemporer'
📅 Senin, 02 Sep 2024, 16:05 WIB | Oleh: Tim PenulisDalam "A Pair of Dalmatians," Lee Man Fong mengeksplorasi bentuk dan komposisi dalam simfoni hitam dan putih dengan kanvas yang kaya dan bersahaja. Pola bintik-bintik ikonik Dalmatians dilukis dengan cermat, dan setiap titik mencerminkan dedikasi dan keahlian sang seniman. Satu Dalmatian memancarkan ketenangan, sementara yang lain, dengan kepala miring dan lidah menjulur, menambah vitalitas pada komposisi.
Selain penampilannya yang mencolok, Dalmatian melambangkan hubungan mendalam antara manusia dan hewan, menjadikan karya seni ini sebagai representasi kesetiaan dan persahabatan yang berharga.
Srihadi Soedarsono
Srihadi Soedarsono, tokoh seni rupa modern Indonesia yang terkemuka, terkenal karena penguasaan warna, komposisi, dan bentuk. Sebagai pelukis berdedikasi dan senior, Srihadi telah menerima berbagai penghargaan, antara lain Penghargaan Nasional Seni Kontemporer dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1971, Penghargaan Kebudayaan dari Pemerintah Australia pada tahun 1973, dan Hibah Kebudayaan Pemerintah Belanda pada tahun 1977.
Keahliannya terlihat pada tiga lukisannya yang ditampilkan dalam lelang ini: "Gairah Legong" (Gelora Jiwa, Legong), "Perahu Jukung (Perahu Jukung)" dan "Penjual Garam".
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam "Gelora Jiwa, Legong" Srihadi memotret tiga orang penari Legong yang sedang bergerak enerjik. Teknik khasnya menciptakan ilusi gerakan, diperkuat dengan latar belakang ungu tua yang kontras dengan kostum cerah para penari. Warna oranye, emas, dan merah pada penari di sebelah kiri menonjolkan gerakannya, sedangkan dua penari lainnya, berpakaian ungu dan emas, berpadu mulus dengan latar belakang.
Basoeki Abdullah
Basoeki Abdullah, seorang pakar realisme Indonesia, melukis banyak tokoh terkemuka semasa hidupnya, termasuk potret mendiang perdana menteri Singapura Lee Kuan Yew, Sultan Hasanah Bolkiah dari Brunei, Ferdinand Marcos dari Filipina, dan dua presiden pertama Indonesia, Sukarno dan Soeharto. Selain potret, ia juga melukis pemandangan alam. Kepiawaiannya terlihat jelas dalam "Two Pairs of Deer" dan The lady of Eden"Perempuan di Taman Eden".
Dalam "Two Pairs of Deer", lukisan itu berpusat pada empat ekor rusa di tepi danau, dibingkai oleh pegunungan megah, awan putih, dan langit biru cerah. Danau yang tenang mencerminkan pemandangan, sedangkan pepohonan hijau di sekitar air menambah sentuhan naturalistik. Sebagai salah satu seniman realis terkemuka di Indonesia, Basoeki Abdullah menampilkan ketelitiannya dalam detail yang rumit, sehingga membuat lukisannya hidup dan hidup.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tentang Global Auction:
Global Auction, yang berbasis di Jakarta dan Singapura, telah menjadi rumah lelang seni terkemuka selama lebih dari 20 tahun. Kami menawarkan platform untuk membeli, menjual, dan menikmati karya seni dan barang koleksi yang berharga, dengan fokus pada keaslian dan layanan pelanggan yang luar biasa. Selama dua dekade terakhir, kami telah berhasil menyelenggarakan lebih dari 200 lelang dan pameran di Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, dan online.
(IKN/TSR)
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!