Ini Cara Cerdas Pemkab Bangkalan Atasi Persoalan Sampah

Sabtu, 31 Agu 2024, 00:07 WIB

Bangkalan - Pemerintah Kabupaten Bangkalan Jawa Timur berupaya mengatasi persoalan sampah rumah tangga di wilayah itu dengan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Penjabat Bupati Bangkalan Arief M Edie di Bangkalan Jumat menjelaskan, TPST sangat diperlukan untuk mengurangi adanya penimbunan sampah dalam skala besar.

"Sebab, melalui TPST ini sampah akan diproses kembali, mulai dari pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, daur ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah," katanya.

Menurut Arief, alat pengolahan sampah yang dimiliki Pemkab Bangkalan tidak hanya menghancurkan sampah, akan tetapi juga bisa mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

"Alat ini bisa memproses sampah dengan kapasitas hingga 100 ton/hari. Hasilnya beruparefuse-derived fuel-RDF-,yakni bahan bakar alternatif," katanya.

Hasil produksi dari alat pengolahan sampah tersebut, katanya, bisa dimanfaatkan oleh pabrik-pabrik sebagai bahan bakar pengganti batu bara yang saat ini biasa digunakan.

Bupati Arief M Edie lebih lanjut menjelaskan bahwa Pemkab Bangkalan juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa pabrik semen, sehingga nantinya RDF hasil pengolahan sampah akan dijual untuk dimanfaatkan oleh pabrik.

"TPST yang kami miliki ini akan beroperasi mulai September 2024, dan nanti tidak hanya menghasilkan bahan bakar alternatif, tetapi juga menjadi salah satu solusi tepat guna dalam menangani masalah sampah dan menjaga lingkungan di Bangkalan," katanya.

Menurut Arief, pihaknya berencana menambah tempat pengolahan sampah terpadu itu di sekitar Kota Bangkalan, agar sampah yang menumpuk di beberapa titik kecamatan bisa dikelola dengan baik.

"TPST yang ada saat ini kan di pinggiran Kota Bangkalan. Nanti di tengah kota juga kami bangun, sehingga pengolahan sampah yang selama ini sering menjadi keluhan masyarakat bisa teratasi dengan baik, di samping juga bisa menambah pendapatan di APBD Pemkab Bangkalan, karena bisa diproduksi menjadi bahan bakar alternatif," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.