Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Bentuk Tim Siaga Bencana Banjir di Gorontalo

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Bentuk Tim Siaga Bencana Banjir di Gorontalo Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Personel BNPB bersama warga dan tim siaga bencana menyosialisasikan pemanfaatan alat peringatan dini (early warning system/EWS) di Kota Gorontalo, Gorontalo.

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk tim siaga bencana untuk memperkuat respons masyarakat terhadap banjir yang kerap melanda sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo.

Direktur Peringatan Dini BNPB Afrial Rosya dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan tim siaga bencana tersebut terdiri dari warga desa dan sejumlah fasilitator daerah seperti personel reaksi cepat dan Pusdalops BPBD setiap kabupaten/kota di Gorontalo.

Setiap desa berjumlah 30 personel tim siaga bencana, dan yang sudah siap saat ini meliputi Desa Yosonegoro di Kabupaten Gorontalo, Dumbo Raya di Kota Gorontalo, dan sejumlah desa lainnya di Kabupaten Bone Bolango.

Menurutnya, masing-masing tim berperan untuk mendampingi dan mengedukasi masyarakat desa seputar teknik kesiapsiagaan, penyelamatan diri. Dengan begitu masyarakat bisa lebih siap menghadapi potensi buruk bencana banjir yang kerap terjadi di Gorontalo, khususnya saat musim penghujan.

Selain itu, BNPB melalui tim siaga bencana tersebut juga memberikan masyarakat desa pengetahuan seputar teknik pemanfaatan alat peringatan dini (early warning system/EWS) yang sudah dibangunkan jauh hari sebelumnya di wilayahnya masing-masing.

Afrial memastikan setiap alat peringatan dini dari BNPB tersebut telah dilengkapi dengan sirene dan pengendali yang bisa diaktifkan secara manual oleh tim siaga bencana dan dalam pengawasan penuh pusat pengendalian operasi BPBD Gorontalo.

Gorontalo menjadi daerah yang hampir selalu dilanda banjir terutama setelah hujan mengguyur. Dari catatan BNPB diketahui tahun ini ada sekitar tiga kejadian banjir setiap bulan nya terjadi di Gorontalo. Terakhir banjir lebih dari 80 centimeter menggenangi puluhan rumah di tiga kecamatan yaitu Bone, Bonepantai dan Suwawa Selatan di Kabupaten Bone Bolango, Senin (26/8).

Bahkan berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo tahun ini tercatat sebanyak empat korban banjir di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo meninggal dunia terindikasi leptospirosis atau penyakit bakteri yang menyebar melalui air seni hewan yang terinfeksi.

"Semua upaya ini agar informasi banjir bisa sesegera mungkin diterima masyarakat dan dampak bencananya dapat dicegah sedini mungkin agar dapat mengurangi kerugian harta benda hingga korban jiwa di masa mendatang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.