Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Posisi Puncak Verstappen Mulai Terancam

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 07:07 WIB | Oleh:
Posisi Puncak Verstappen Mulai Terancam Doc: SIMON WOHLFAHRT / AFP
Ket. Verstappen mengamati sesi kualifikasi I Pembalap Red Bull Racing asal Belanda Max Verstappen mengamati sesi kualifikasi jelang Grand Prix Formula Satu Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps di Spa, beberapa waktu lalu. Verstappen menuju Grand Prix Italia dengan aura tak terkalahkan mulai memudar. Penampilan Verstappen terlihat mengkhawatirkan di dibandingkan sebelum jeda musim panas Formula 1.

MILAN - Max Verstappen menuju Grand Prix Italia dengan aura tak terkalahkan mulai memudar. Penampilan pembalap yang merupakan juara bertahan itu terlihat mengkhawatirkan di dibandingkan sebelum jeda musim panas Formula 1.

Verstappen, pembalap asal Belanda, belum menang sejak meraih podium pertama di GP Spanyol bulan Juni lalu. Dengan lima balapan berturut-turut tanpa kemenangan telah memperlambat langkahnya dalam perebutan gelar dan dominasi Red Bull di F1.

Kegagalannya memenangkan GP Belanda di kandangnya untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir hari Minggu lalu adalah tanda lebih lanjut dari melemahnya cengkeraman pembalap berusia 26 tahun itu menuju gelar musim ini. Cara dia finis di belakang Lando Norris menyoroti masalah dengan mobilnya yang menyebabkan umpatan kekecewaan dalam kualifikasi.

Verstappen finis hampir 23 detik di belakang Norris ketika McLaren menunjukkan bahwa mereka memiliki pengaturan terbaik di grid dan memaksa pembalap yang sebelumnya tak terbendung itu menerima kekalahan yang memalukan setelah disalip di lap 18.

Verstappen mengutarakan, tidak ada yang bisa dilakukan. Jadi setelah disalib, hanya fokus menyelesaikan balapan. Dia mencoba membawa mobil finis di posisi kedua. Balapan terakhir sudah tidak begitu fantastis. Jadi itu, sudah agak mengkhawatirkan. "Tetapi kami paham tidak perlu panik," ujar Verstappen.

Mobil McLaren yang telah meningkat pesat juga memiliki peluang besar di Monza, tempat Verstappen telah mengintimidasi lawan-lawannya, terutama tim tuan rumah Ferrari, dalam dua tahun terakhir. Namun, Verstappen masih memiliki keunggulan 70 poin dalam klasemen dan pesaing terdekatnya, Norris.

Dia menyebut anggapan mengalahkannya dalam perebutan gelar dunia sebagai langkah "bodoh." Sebab juara bertahan itu telah finis di podium dalam 10 dari 15 balapan musim ini, memenangkan tujuh di antaranya.

Meskipun dia tidak lagi mendominasi atas lawan-lawannya, setidaknya Verstappen tidak kehilangan ketenangannya selama balapan di Zandvoort. Dia menggunakan bakat besar di belakang kemudi untuk memastikan finis di posisi kedua.

"Dia harus membalap dengan memikirkan klasemen. Tahun ini sudah ada tujuh pemenang balapan yang berbeda. Jadi, jika dia tidak bisa menang, dia harus mendapatkan poin," ujar kepala tim Red Bull Christian Horner.

Horner juga merujuk kepada klasemen konstruktor yang bahkan lebih ketat karena rekan setim Verstappen, Sergio Perez yang kesulitan tertinggal 156 poin di posisi ketujuh dan posisinya di Red Bull terus- menerus menjadi subjek spekulasi.

McLaren hanya terpaut 30 poin dari Red Bull, sementara Ferrari, yang tertinggal 64 poin di posisi ketiga, berharap dapat mengakhiri kekecewaan Monza baru-baru ini karena Scuderia memiliki peluang luar untuk merebut gelar konstruktor pertama mereka sejak 2008.

Termotivasi

Ferrari telah menempatkan pembalapnya di posisi pole dalam dua edisi GP Monza terakhir, tapi kalah kalah dua kali dari Verstappen. Charles Leclerc, yang finis kedua di belakang Verstappen dua tahun lalu. Hasil itu sangat menyakitkan karena Verstappen memulai balapan dari posisi ketujuh di grid.

Carlos Sainz memberikan semangat bagi Ferrari yang sedang mengalami penurunan menjelang GP kandang mereka. Ferrari akan mendapatkan dukungan yang sama fanatiknya dengan yang diterima Verstappen di Belanda. Mantan pembalap Ferrari, Fernando Alonso, bahkan mengatakan bahwa tim asal Italia yang ikonik itu akan menjadi favorit di Monza dan selanjutnya di GP Azerbaijan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

31 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.