IKAPPI dan TDC maksimalkan penggunaan QRIS di sektor pangan

Kamis, 29 Agu 2024, 16:31 WIB

Jakarta - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) dan perusahaan penyedia teknologi digital PT Trans Digital Cemerlang (PT TDC) terus berupaya mendorong pedagang pasar paham mengenai transaksi digital, termasuk memaksimalkan penggunaan QRIS untuk pembayaran di kalangan pedagang sektor pangan.

"Sebanyak 12, 5 juta pedagang pasar di Indonesia itu harus dibekali soal pemahaman digital. Sebagian sudah efektif seperti menggunakan QRIS seperti di sektor non pangan, tapi sebagian masih perlu didorong, seperti sektor pangan," kata Kabid Infokom IKAPPI Reynaldi Sarijowan di Jakarta, Kamis.

Reynald mengatakan QRIS menjadi media pembayaran di pasar tradisional yang paling efektif dan efisien dari sisi waktu bagi sektor non pangan seperti di pasar tekstil Tanah Abang, namun belum maksimal penggunaannya di pasar tradisional, misalnya di kalangan penjual ikan, sayur dan daging,

Ia juga menyampaikan pascapandemi para pedagang terbiasa mempromosikan dagangannya melalui aplikasi Whatsapp (WA). Pedagang sayur, pedagang ikan dan pedagang pangan lainnya sudah mulai terbiasa melakukan update status di aplikasi tersebut. Namun, ia menyakini dari sisi literasi digital, kemampuan para pedagang harus terus dikembangkan lebih maju.

"Tapi ini tidak bisa berdiri sendiri, harus ada peran pemerintah, harus dibina pedagang pasar," ujar Reynald.

Reynald mengatakan hampir semua Anggota IKAPPI seperti pedagang tekstil Pasar Tanah Abang dan di Pleret, Purwakarta, sudah menggunakan QRIS dalam transaksi perdagangan. Walaupun ada beberapa kendala seperti menarik saldonya maksimal satu hari. Namun ia menyakini hal itu ke depan pedagang akan terbiasa.



Praktisi dan Direktur Utama PT Trans Digital Cemerlang (TDC) Indra mengatakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi keuangan digital mendukung penuh peningkatan literasi digital kepada UMKM termasuk pedagang sektor non pangan.

"Digitalisasi transaksi keuangan itu suatu keniscayaan yang wajib dimiliki para pedagang termasuk pedagang ikan, sayur daging dan lainnya, saya sepakat pernyataan IKAPPI," ujar Indra.

Indra mengatakan perusahaannya juga terus melakukan inovasi salah satunya dalam produk Posku Lite untuk pembayaran melalui QRIS pada komunitas UMKM dengan memberikan insentif pendampingan literasi keuangan, seminar dan workshop digital marketing, dan insentif lainnya selama menjadi mitra.

Menurut Indra, masih minimnya wawasan dan literasi yang ada, membuat masyarakat, khususnya pelaku usaha masih takut menggunakan aplikasi kasir digital tersebut.

Padahal, kata dia, aplikasi kasir digital memiliki banyak manfaat, salah satunya pencatatan transaksi, arus keluar masuk barang atau uang dalam menjalankan bisnis lebih aman dan terpercaya.

Indra juga sepakat pentingnya pendidikan dan pendampingan konsultasi keuangan kepada UMKM terutama dalam penyusunan laporan keuangan yang berkualitas.

Namun, Indra berharap perusahaan yang melakukan pendampingan dan konsultasi keuangan digital sudah memiliki ISO 9001:2015 tentang Manajemen Mutu, ISO 37001:2016 Tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, dan ISO 27001:2022 tentang Sistem Keamanan Informasi.

"Bentuk sederhana implementasi dari ISO itu adalahquick responseterhadap masukan dari pengguna (merchant) yang datang dari berbagai saluran informasi. ISO ini juga pertahanan diri dari kemungkinan terjadinya kebocoran data," ujar Indra.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.