Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie Diusung di Pilkada Jabar
Kamis, 29 Agu 2024, 11:48 WIBJAKARTA - Pasangan Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie (ASIH) diusung sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024 oleh Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan pasangan calon tersebut akan mendaftarkan diri Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat pada Kamis (29/8).
"InsyaAllah hari Kamis tanggal 29 Agustus pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie akan didaftarkan ke KPUD Jawa Barat," kata Kholid dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (28/8).
Dia berharap pasangan ASIH yang saling melengkapi itu dapat meraih kemenangan pada Pilkada Jawa Barat 2024 guna menghadirkan kemajuan dan keberkahan bagi warga Jawa Barat
"Insyallah ini pasangan yang memadukan antara kualitas kepemimpinan yang memenuhi kriteria IMTAQ (iman dan taqwa) dan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi), yang punya integritas, kapasitas dan religiusitas yang sangat baik," kata dia.
Pada Rabu hari ini, pasangan itu pun berziarah ke makam Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, sebelum mendaftarkan diri ke KPU Jawa Barat pada Kamis (29/8).
Diketahui, Ahmad Syaikhu merupakan Presiden PKS sejak tahun 2020. Ia meniti karier politik dengan menjadi anggota DPRD Kota Bekasi, DPRD Provinsi Jawa Barat, anggota DPR RI, hingga pernah menjadi wakil wali kota Bekasi.
Sementara itu, Ilham Akbar Habibie yang merupakan putera dari Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie adalah seorang inovator, teknokrat, ilmuwan, sekaligus pengusaha sukses di bidang teknologi yang menempuh pendidikan di Jerman dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Selasa (27/8), bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Bandung, untuk berkontestasi pada Pilkada Jawa Barat 2024.
Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan SetIawan diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan PSI, serta mendapatkan dukungan pula dari sembilan partai politik non parlemen. Sembilan parpol non parlemen itu ialah Partai Hanura, Partai Gelora, Partai Garuda, PKN, Partai Buruh, PRIMA, Perindo, PBB, dan Partai Ummat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KPK: Penyidikan Korupsi Bank BJB Terkait Pengadaan Iklan
-
Penataan Daerah Pemilihan Pemilu 2024 KPU Wonogiri Diganjar Penghargaan KPU RI, Sabet Kategori KPU Kabupaten Terfavorit
-
Trump Klaim Indonesia Setuju Buka Akses Pasar secara Penuh dengan AS, Beli 50 Pesawat Boeing 777 dan Bebaskan Tarif Produk AS ke RI
-
IDM kemas Sendratari Ramayana "Padhang Bulan" Penuh Kesakralan
-
RS Kariadi Semarang, Satu-satunya Rumah Sakit di Indonesia yang Melayani Cangkok Sumsum Tulang
-
AS Terapkan Blokade Total Kapal Tanker Minyak Venezuela, Ketegangan Global Meningkat
-
Soal Penembakan PMI di Malaysia, DPR Minta Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.