Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB cepat tangani banjir yang menewaskan 13 warga di Ternate

📅 Minggu, 25 Agu 2024, 16:55 WIB | Oleh:
BNPB cepat tangani banjir yang menewaskan 13 warga di Ternate Doc: ANTARA FOTO/Andri Saputra
Ket. Arsip - Petugas SAR gabungan melakukan pencarian korban yang tertimbun material banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (25/8/2024).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penanganan cepat dampak bencana banjir bandang yang menewaskan sebanyak 13 warga Kelurahan Rua, Ternate, Maluku Utara, Minggu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa setelah menerjunkan tim petugas gabungan, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendistribusian kebutuhan yang mendesak ke lokasi bencana hari ini.



Dalam laporan yang diterima BNPB kebutuhan tersebut beberapa di antaranya meliputi tenda pengungsian, menara penerangan, selimut, matras, terpal, kasur lipat dan sembako.

Jumlah bantuan yang akan didistribusikan tersebut, kata dia, per unitnya akan disesuaikan dengan jumlah korban secara keseluruhan yang saat ini masih dalam pendataan oleh tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate.

Ia memastikan, saat ini tim di lapangan sedang melakukan proses identifikasi terhadap 13 orang korban meninggal dunia untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Begitupun terhadap dua orang korban yang mengalami luka-luka akibat terkena runtuhan material banjir bandang juga dipastikan sudah mendapat penanganan medis.



Jumlah korban meninggal dan luka-luka tersebut bertambah dari sebelumnya pada Minggu pagi ditemukan sebanyak tujuh orang. Pihaknya menilai jumlah korban dapat kembali berkembang seiring proses pencarian korban masih dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Basarnas, TNI/Polri, dan Palang Merah.

Sementara untuk upaya pemulihan lingkungan seperti pembersihan sisa material banjir dan dampak kerusakan akan segera dilakukan setelah kondisi kondusif dan warga setempat dipastikan aman oleh tim petugas gabungan.

Pusdalops BNPB mendata setidaknya ada sebanyak 10 unit rumah warga mengalami kerusakan berat akibat diterjang banjir bandang yang membawa material lumpur tanah, pasir, dan batu dari Gunung Gamalama pada Minggu pukul 03.30 WIT itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Bandara Internasional Minan...
Ekonomi
OIKN sebut Wastra Berpotens...

Cuaca Jakarta Cerah, namun juga Bisa Turun Hujan Ringan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cuaca Jakarta Cerah, namun ...
Megapolitan
Angkutan Umum Makin Nyaman,...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.