Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketum PB Percasi Nilai Pecatur Muda Kerap Gegabah

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 01:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketum PB Percasi Nilai Pecatur Muda Kerap Gegabah Doc: ANTARA/FAJAR SATRIYO
Ket. Para juara JAPFA Chess Festival 2024 bersama dengan pengurus PB Percasi berfoto bersama dalam upacara penutupan yang berlangsung di Wisma Serbaguna GBK Senayan, Jakarta, Jumat (23/08/2024).

Jakarta - Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto menilai para pecatur muda masih kerap gegabah dalam menjalani proses pada cabang olahraga catur.

"Problem utama kita ini sekarang maunya segera dan cepat berhasil, padahal catur itu salah satu olahraga yang tidak mungkin dipercepat," kata Utut kepada pewarta di Jakarta, Jumat.

Pecatur muda mendominasi JAPFA Chess Festival 2024 di Wisma Serbaguna GBK Senayan, Jakarta, Jumat, yang disebut Utut sebagai indikasi adanya perubahan signifikan dalam proses regenerasi catur.

Utut berpesan kepada para pecatur muda Indonesia untuk lebih menikmati proses dan berdedikasi tinggi ketika ingin menekuni catur.

Utut mengatakan permainan catur ditentukan dari cara menangani momen-momen kritis yang hanya dapat diperoleh dari pengalaman dan jam terbang tinggi.

"Kamu (para pecatur muda) enggak bisa saya bikin langsung pintar, pintar kan ada tahapannya, jago ada tahapannya, momen kritis itu enggak bisa diajarkan, momen kritis itu ketemu di lapangan," kata Utut.

Grand Master Super pada 1995-1999 ?dengan ELO rating melebihi 2600 itu bercita-cita mencetak pecatur Indonesia yang menjadi juara dunia.

"Mimpi saya ini, segini banyak anak-anak kecil, masa sih enggak ada yang jadi juara dunia? Juara dunia beneran, bukan juara dunia kelompok umur. Kayak (Garry) Kasparov, kayak (Magnus) Carlsen," ujar Utut. ?????

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.