Pemprov Jabar Gandeng Kedubes Inggris untuk Dukung Industri Kreatif
Jumat, 23 Agu 2024, 00:30 WIBBandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggandeng Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste dalam mengembangkan industri ekonomi kreatif untuk memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing dan membuka peluang baru bagi para pelaku industri.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan Inggris merupakan satu di antara negara yang telah berhasil dalam menggerakkan industri ekonomi kreatifnya.
"Kenapa kita kerja sama dengan Inggris? Karena mereka adalah negara yang berhasil di bidang ekonomi kreatifnya. Kita tahu di Bandung banyak kegiatan kreatif yang harus dikembangkan," kata Bey di Bandung, Jawa Barat, Kamis.
Bey menyebutkan bahwa diplomasi pada bidang ini juga menjadi bagian dari upayanya untuk memperkenalkan budaya dan para pelaku industri ekonomi di Jawa Barat.
"Semoga kolaborasi dan ide yang tertuang di sini dapat terus berlanjut dan dikembangkan untuk menggerakkan perekonomian," katanya.
Lebih lanjut, Bey mengatakan pihaknya terus mendorong kegiatan di industri kreatif khususnya aplikasi, game dan animasi antara Jawa Barat dan Inggris yang diharapkan dapat mendukung produk karya bangsa.
"Jadi dengan adanya acara ini, saling menguntungkan, kami sangat senang," kata Bey.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey mengaku senang dengan pertemuan hari ini.
Menurutnya, ada banyak ide dan ambisi antara seni kreatif dan ekonomi yang terbaik ditemukan di Jawa Barat.
"Selama ini negara Inggris sudah dukung dan bekerja sama dengan 20 seni kreatif di Jawa Barat. Kami juga membuat komitmen memproduksi kebijakan publik yang baik untuk industri kreatif di Jawa Barat," kata Dominic.
Dia menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa Inggris siap berkontribusi dalam pengembangan berbagai sektor di Jawa Barat, termasuk seni, pendidikan dan industri kreatif.
Melalui kolaborasi ini, kata dia, diharapkan produk-produk kreatif Jawa Barat dapat semakin dikenal di pasar internasional, dan sektor pendidikan serta infrastruktur di Jawa Barat dapat terus berkembang.
"Saya harap hubungan antara ekonomi kreatif Jabar dan negara saya membawa pada ekonomi kreatif yang lebih baik," katanya.
Berita Terkait:
-
Perjalanan Cahaya Manthovani Membangun Creative Movement Berbasis Dampak Sosial
-
DBH Garut Anjlok Drastis! Bupati Syakur Amin Kejar Sumur Panas Bumi Baru ke Jakarta
-
PBB Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tentara UNIFIL Asal Indonesia Praka Rico Pramudia
-
Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Jadi Penentu Kualitas Generasi dan Kekuatan Bangsa
-
Konferensi APS III Siap Digelar, Mengusung Tema Inovasi Pembangunan Papua Berbasis Etnosains
-
Palestina Gelar Pemilu Lokal Pertama Sejak Perang Gaza
-
Di Tengah Ketidakpastian, Astra Tetap Ngebut: Kantongi Laba Triliunan di Kuartal I
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.