Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Emiten Teknologi Optimistis Balikin Rugi Jadi Laba pada 2024

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 17:31 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Emiten Teknologi Optimistis Balikin Rugi Jadi Laba pada 2024 Doc: Istimewa.
Ket. Direktur Utama PT Envy Technologies Indonesia Tbk, Dato’ Sri Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi (tengah) bersama jajaran direksi saat Public Expose pada 2020-2024 di Jakarta, Kamis (22/8).  

JAKARTA- PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) berhasil mengembalikan kondisi perusahaan serta membalikkan rugi menjadi laba pada 2024. Hal ini seiring dengan tren pemulihan kinerja keuangan yang terjadi pada 2023.

Pada tahun lalu, ENVY membukukan pendapatan sebesar 2,5 miliar rupiah pada 2023 atau naik 28 persen dibandingkan capaian pada 2022 (yoy). Sebagai rincian, pendapatan sistem integrasi telekomunikasi sebesar 2,043 miliar rupiah dan sistem integrasi informatika sebesar 450,5 juta rupiah.

Tidak hanya itu, ENVY juga berhasil menurunkan beban perusahaan sebesar 29 persen dari 2022. Hal tersebut membuat ENVY berhasil mengurangi rugi tahun berjalan sebesar 2,86 milliar rupiah dari tahun sebelumnya.

"ENVY optimistis dapat membukukan laba pada 2024. Untuk itu, ENVY tengah menjalankan strategi peningkatan penjualan dengan menjalankan proyek yang sudah ada dan proyek baru," ujar Direktur Utama ENVY Dato' Sri Mohd Sopiyan Mohd Rashdi di sela Public Expose 2020-2024 ENVY, Kamis (22/8).

Menurut Sopiyan, tren pemulihan terjadi pada 2023 saat dirinya kembali menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan pada Februari 2022. Perseroan sempat dalam posisi tidak beroperasi dan saham pun di-suspend. Manajemen baru kemudian melakukan pembenahan, termasuk pemenuhan kewajiban-kewajiban kepada pihak eksternal termasuk otoritas.

Manajemen ENVY mulai menyusun laporan keuangan yang seharusnya sudah disusun sejak 2020 oleh manajemen lama. Manajemen pun akhirnya berhasil menyelesaikan laporan keuangan baik interim maupun tahunan untuk tahun buku 2020, 2021, 2022, 2023 & Juni 2024. Manajemen juga berhasil menyelesaikan sedikit demi sedikit kewajiban finansial kepada otoritas, termasuk pajak.

Tidak hanya itu, manajemen ENVY juga mulai menjalankan kembali bisnis perseroan dengan mencari proyek baru yang dapat dikerjakan dengan biaya minim. ENVY juga akan terus berupaya melakukan pendekatan dengan calon investor untuk memperoleh dana agar dapat segera melanjutkan kembali proyek yang sebelumnya sempat tertunda pelaksanaannya.

Pada 2024, Sopiyan menegaskan selain mengerjakan proyek yang masih berjalan, ENVY juga sudah mulai melakukan proyek baru bekerja sama dengan para mitra kerja yang menyediakan modal kerja, sehingga ENVY menargetkan penjualan 2024 meningkat sebesar 100 persen (yoy).

Sopiyan menegaskan lebih bersemangat pada saat ini untuk melaksanakan corporate action, walaupun ini merupakan sesuatu tantangan yang sangat berat, dimana ENVY memerlukan persetujuan RUPS mengingat jumlah saham publik yang mencapai 86,74 persen dengan 11.798 pemegang saham.

"Secara umumnya dan dalam waktu perseroan masih melakukan pembenahan secara intensif, pihak manajemen memutuskan melakukan pendekatan bisnis yang berbeda dan "Out of Box" dimana perseroan akan fokus pada bisnis bersifat recurring, margin besar, less capex, proyek jangka panjang, proyek yang tidak perlukan turnaround time yang panjang dan tidak melakukan pembangunan software/ applikasi," jelas Sopiyan.

Terkait dengan pemulihan kondisi harga saham yang masih suspend. ENVY telah berhasil mengurangi beberapa notasi dari lima notasi yang disematkan pada saham ENVY. Alhasil, saat ini penyebab suspensi Perseroan hanya tersisa ekuitas negatif. "Dengan berhasilnya perubahan ke arah yang lebih baik ini, ENVY menyakini pemulihan akan berhasil dilakukan dengan dukungan semua pihak, terutama para memegang saham dan otoritas," tegas Dato' Sri Mohd Sopiyan.

Pada 2024, Sopiyan menegaskan, perseroan tidak membuat budget untuk belanja Capex yang bersifat "non-operating" dan "non- revenue earning ", tetapi perbelanjaan Capex akan hanya dilakukan jika ia menjadi bagian dari perlaksanaan proyek-proyek existing atau pun baru. ENVY mengambil pendekatan seperti itu agar tidak tergantung pada dana pinjaman yang akan memberi kesan pada "gearing" ENVY.

Dalam kesempatan ini, Sopiyan mengumumkan adanya pergantian direksi dan komisaris saat ini adalah Komisaris Utama/Komisaris Independen Muliandy Nasution.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.