Kemenparekraf Dukung Pelaksanaan The 1st Indonesia Quality Tourism Conference
Kamis, 22 Agu 2024, 17:06 WIBJAKARTA - Sebagai upaya memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan di Tanah Air, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) siap mendukung penuh pelaksanaan The 1st Indonesia Quality Tourism Conference.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan konferensi yang akan digelar di Bali pada 29-30 Agustus 2024 untuk pertama kalinya merupakan salah satu upaya mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
"Kebetulan waktunya sangat timely karena saya dan Pak Menko (Maritim dan Investasi) mau menerapkan quality tourism yang lebih transformatif di destinasi," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8).
Dia menyebutkan konferensi yang mengusung tema "Building Quality Tourism Experiences Through Sustainable Practices and Collaborative Innovation" ini merupakan kolaborasi antara Kemenkomarves, Kemenparekraf, LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), Bank Indonesia, serta World Economic Forum (WEF).
Acara ini akan diikuti oleh 300 peserta dari berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, asosiasi pariwisata, akademisi, industri pariwisata, dan organisasi internasional. Acara ini diharapkan mampu memperkuat pola pikir pengembangan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan Travel Tourism Development Index (TTDI) Indonesia.
"Melihat keterlibatan World Economic Forum dalam event ini, kita bisa sampaikan bahwa peningkatan TTDI itu membutuhkan kolaborasi berbagai pihak," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Strategis Kemenparekraf, Indra Ni Tua, menambahkan kenaikan peringkat TTDI Indonesia dari 32 dunia menjadi 22 dunia diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
"Bicara kualitas, mengukurnya dari sisi evaluasi, bukan semata output, tapi lewat impact. Jadi bagaimana pengaruhnya ke lingkungan, bagaimana pengaruhnya ke daya saing industri kita, dan nanti ke ekonomi lalu kebudayaannya," ujar Indra.
Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Odo Manuhutu, menambahkan bahwa event ini merupakan salah satu implementasi dari ASEAN Tourism Agreement Tahun 2002 terkait quality tourism.
"Konferensi ini kami harap mampu memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia dan di negara-negara ASEAN," ujar Odo.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif
-
Demi Harga Diri Bangsa: Ambisi Besar Kevin Diks Tumbangkan Bulgaria di Hadapan Publik Sendiri
-
Langkah Berani Presiden Perempuan Pertama Meksiko Wujudkan Kesetaraan Gender
-
Program MBG Ponorogo Kembali Normal Mulai 31 Maret
-
F-35 Israel Pertama Kali Diklaim Menembak Jatuh Pesawat Tempur Yak-130 Iran
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
-
Raja Ampat Diusulkan Jadi Kawasan Khusus Nasional, Ini Dampaknya untuk Pariwisata Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.