Bangladesh Gelar Pemilu Usai Reformasi
📅 Selasa, 20 Agu 2024, 02:29 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/MUNIR UZ ZAMAN
DHAKA - Pemerintah sementara Bangladesh akan menyiapkan dan menggelar pemilu umum di negara itu setelah mereformasi beberapa lembaga negara dan publik, termasuk komisi pemilihan umum dan kehakiman. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Bangladesh sementara, Muhammad Yunus, pada Minggu (18/8).
"Kami akan menggelar pemilu yang bebas, adil, dan partisipatif segera setelah menyelesaikan mandat kami untuk melaksanakan reformasi penting di komisi pemilihan umum, kehakiman, administrasi sipil, pasukan keamanan, dan media. Kami juga akan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mendorong rekonsiliasi nasional," kata Yunus seperti dikutip media Bangladesh dalam pidatonya kepada diplomat asing yang terakreditasi di Dhaka.
Yunus juga menyoroti peran aktivis mahasiswa dalam menggulingkan pemerintahan mantan PM Sheikh Hasina, yang lengser setelah protes massal mahasiswa pada Juli dan awal Agustus, lapor surat kabarThe Daily Star. Yunus menggambarkan periode transisi tersebut sebagai era baru yang terinspirasi oleh para mahasiswa yang terlibat dalam protes.
Yunus dilaporkan mengatakan bahwa prioritas utama pemerintah sementara saat ini adalah mengendalikan situasi hukum dan ketertiban. "Kami akan mendekati kondisi normal dalam waktu singkat, dengan dukungan teguh dari rakyat dan angkatan bersenjata patriotik," katanya.SB/Ant/Sputnik-OANA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!