Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hindari Dampak Buruk Gawai, Siswa SMAN 8 Jakarta Anggota Komunitas Peluk Lakukan Literasi Digital ke Anak-anak

📅 Senin, 19 Agu 2024, 11:41 WIB | Oleh:

"Panas, sempit, kebisingan tidak membuat anak-anak patah semangat untuk belajar bersama kami. Bahkan mereka lebih aktif dari yang kami ekspektasi. Responsivitas mereka membuat kami senang bisa mengajar dan bermain bersama mereka. Akhirnya materi kami juga tersampaikan baik kepada mereka, sehingga kami dapat terus melangkah maju dengan visi kami," ungkap Joan.

Brian berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Adik-adik telah hadir dengan antusias dan mendengarkan materi yang dibawakan. Terlebih lagi kepada pihak Taman Bacaan Bukit Duri Bercerita yang telah berkolaborasi dan mendukung penyediaan sarana untuk kegiatan ini.

"Tidak terlupa kami berterima kasih kepada tim relawan Peluk yang telah hadir dan membantu dalam menyukseskan acara. Melihat antusiasme dan dampak positif dari kegiatan ini, kami berharap dapat terus memperluas jangkauan Komunitas Peluk dan membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam bidang pendidikan dan literasi digital," ujar Brian.

Lady mengungkapkan kegembiraannya telah bermain bersama dan belajar mengenai literasi digital. "Ketika melihat senyuman adik-adik di Bukit Duri, hati saya cukup terenyuh melihat antusiasme mereka. Saya tak menyangka kegiatan kami akan mendapat respons semeriah ini pada kegiatan pertama. Kanaya yang suka matematika, Ramon yang fans Manchester United, sangat senang bisa bermain dan belajar bersama mereka. Kami berharap, Peluk dapat terus berinovasi untuk meningkatkan dan mengembangkan Literasi Ditigal Anak Indonesia," tutup Lady.

Komunitas Peluk

Budaya dan tingkat keterampilan membaca serta literasi digital di Indonesia masih tergolong rendah, terutama di kalangan siswa kelas awal (kelas 1-3) sekolah dasar. Kondisi ini menghambat kemampuan anak-anak untuk berkembang dalam dunia yang semakin digital, sehingga memerlukan inisiatif khusus untuk meningkatkan literasi dan keterampilan teknologi sejak dini.

Peluk adalah wadah komunitas bagi pelajar SMA yang memiliki kepedulian sosial dan berkomitmen untuk melakukan edukasi guna meningkatkan literasi teknologi digital pada anak-anak.

Visi Peluk untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan teknologi bagi anak-anak Indonesia melalui partisipasi aktif pelajar SMA yang memiliki kepedulian sosial.

Misi Peluk:

  1. Meningkatkan literasi. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan informal yang mendukung peningkatan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung pada anak-anak, serta membangun karakter positif sejak dini.
  2. Meningkatkan pengetahuan teknologi. Mengajarkan keterampilan dalam menggunakan media digital dan teknologi untuk mencari, menemukan, dan mengakses informasi secara efektif dan efisien.
  3. Melaksanakan kegiatan sosial:

- Kesadaran lingkungan. Mengadakan kegiatan relawan yang mendorong kesadaran lingkungan, seperti pengumpulan sampah untuk didaur ulang, penanaman pohon, dan kampanye go green melalui akses literasi digital.

- Kepedulian sosial. Menggalakkan kegiatan sosial kemanusiaan seperti pembagian sembako, kampanye pemahaman literasi digital, dan bantuan bencana.

  1. Mendorong partisipasi aktif pelajar SMA. Menjadi wadah bagi pelajar SMA dari berbagai daerah yang memiliki keinginan untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.