Bali Dibayangi Gempa Megathrust, BPBD Minta Warga Tak Panik

Sabtu, 17 Agu 2024, 13:06 WIB

DENPASAR - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali Made Rentin meminta masyarakat tidak panik dengan informasi BMKG perihal potensi terjadinya gempa megathrust dengan magnitudo 9,0 di Pulau Dewata.

"Masyarakat utamanya jangan panik, karena memang potensi gempa itu terjadi hampir di seluruh wilayah di dunia, apalagi Indonesia, lebih-lebih Bali yang berada di dalam ring of fire," katanya di Denpasar, Sabtu (17/8).

Rentin membenarkan potensi kejadian tersebut, namun ia mengajak masyarakat menjadikan ini peringatan dini, sembari melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan.

Selama ini pihaknya sudah melakukan upaya komunikasi, informasi, edukasi, dan sosialisasi, dengan salah satu langkah yaitu mengajak menjalani hari simulasi bencana tiap tanggal 26 pada setiap bulan.

Program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali itu, kata dia, ditujukan kepada seluruh instansi baik pemerintah, swasta, atau individu, agar melatih diri ketika terjadi bencana dan melatih personel dalam memastikan semua peralatan dan logistik berfungsi dengan baik.

"Simulasi itu kata kunci untuk melatih diri, ketika tiba-tiba gempa terjadi masyarakat tidak panik dan tahu strategi penyelamatan diri, terutama anak sekolah yang biasanya ketika goncangan gempa terjadi mereka justru berhamburan berlari, ini justru tidak direkomendasikan," ujarnya.

Rentin mengingatkan masyarakat apabila gempa megathrust magnitudo 9,0 benar terjadi, agar mengamankan diri di tempat sementara. Kemudian melangkah ke tempat lebih aman ketika goncangan mereda.

Dari catatan BPBD Bali sejauh ini gempa seperti kejadian di Lombok 2018 dan Palu 2018 banyak memakan korban, sebab masyarakat panik dan terkena reruntuhan bangunan.

Oleh karena itu ia mengajak masyarakat menuju titik kumpul untuk mengevakuasi diri tanpa panik.

"Kita harus mengambil langkah-langkah menyelamatkan diri atau manajemen penanggulangan bencana, tetapi terpenting bagaimana kita berupaya dan bisa menyelamatkan diri sendiri dengan mengikuti informasi BMKG," kata Rentin.

Pada era digitalisasi ini, lanjut dia, BPBD Bali turut mengajak masyarakat memanfaatkan telepon genggamuntuk mengikuti informasi dari pemerintah, seperti InaRisk dari BNPB.

Dengan memanfaatkan sistem ini masyarakat dapat mengetahui tingkat risiko bencana di lokasi pengguna tinggal, sehingga dapat melihat potensi bencana.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.