Kasus Ebola di Kongo Tembus 6.604, Wabah Makin Serius dan Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 08 Sep 2026, 00:12 WIB

MOSKOW - Jumlah kasus Ebola terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo meningkat menjadi 6.604 kasus, dengan 3.175 kematian yang dilaporkan, menurut Institut Nasional Kesehatan Masyarakat (INSP) Kongo pada Senin.

"Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, tercatat 82 kasus baru dan 41 kematian. Total jumlah kasus, sejak awal wabah, telah mencapai 6.604, dengan 3.175 kematian," menurut pernyataan tersebut.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sebuah jenazah dibawa ke kamar jenazah Pusat Medis Nyankunde untuk menjalani prosedur pemakaman oleh tim kesehatan di Bunia, Republik Demokratik Kongo, Sabtu (13/6). — Sumber: Antara foto/Anadolu

Para dokter dan pekerja kemanusiaan di Ituri dan Kivu Utara, yang diwawancarai Washington Post, menyebutkan data statistik resmi mungkin hanya mencerminkan sebagian dari jumlah kasus sebenarnya.

Banyak orang terinfeksi tidak tercatat dalam sistem pemantauan epidemiologi, sedangkan sebagian besar lainnya meninggal dunia di luar fasilitas medis.

Hingga kini, baik vaksin maupun pengobatan untuk jenis baru Ebola Bundibugyo belum memiliki izin resmi. Namun, data laboratorium menunjukkan vaksin Ebola Ervebo, yang dikirim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Kongo, mungkin dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit tersebut.

Pada 20 Agustus lalu, WHO melaporkan telah mengirim 70 ribu dosis vaksin Ervebo ke Kongo. Vaksin tersebut untuk melindungi tenaga kesehatan dan keperluan uji klinis.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.