Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan
Minggu, 23 Agu 2026, 20:05 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menilai perkembangan teknologi dan industri kreatif menuntut desainer memiliki kompetensi yang lebih luas, tidak hanya kemampuan artistik, tetapi juga pemahaman kecerdasan artifisial (AI), bisnis, kepemimpinan, kekayaan intelektual dan budaya.
Irene mengatakan penguatan kompetensi desainer bisa dimulai dari lingkungan kampus, yang bisa menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan dan ruang untuk menguji gagasan, bereksperimen dan berinovasi.
"Kampus harus jadi 'sandbox', ruang aman di mana mahasiswa boleh bertanya semua hal, membuat prototipe yang gagal, dan mencoba ide yang belum pernah ada tanpa takut dihakimi," ujar Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (23/8).
Menurut Irene, kemampuan tersebut penting agar talenta desain mampu menciptakan karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat dan industri.
Selain itu, pengalaman bereksperimen, termasuk mengalami kegagalan, merupakan bagian penting dalam membentuk talenta kreatif yang mampu beradaptasi dengan perubahan industri.
Untuk itu, terdapat sejumlah kompetensi yang perlu diperkuat talenta kreatif masa depan, mulai dari AI literacy, leadership and systemic thinking, intellectual property (IP) readiness, cultural intelligence, hingga designing impact.
"Desain dapat mengambil peran yang lebih luas, bukan sekadar menghasilkan karya visual, tetapi memahami persoalan, merumuskan solusi, menghubungkan berbagai perspektif, dan menciptakan dampak yang relevan bagi masyarakat maupun industri," katanya.
Irene juga mendorong desainer untuk terbuka terhadap kolaborasi lintas disiplin. Penguatan kompetensi dan kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi salah satu konteks penyelenggaraan Program MODB (Program Master of Design BINUS) Tahun 2026 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2026.
MODB menghadirkan tiga kegiatan utama, yakni MODB Thesis Exhibition, MODB Innovation Talks dan MODB Design Dealing Room.
Head of Department Master of Design BINUS Graduate Program Dr. Ferric Limano mengatakan MODB dirancang sebagai ruang pertemuan antara gagasan dan inovasi desain dengan masyarakat serta industri.
Sementara itu, rangkaian Innovation Talks menghadirkan perspektif praktisi, investor, dan pemerintah, termasuk CEO WIR Group Stephen Ng dan investor sekaligus Corporate Venture Builder Richie Wirjan.
Ferric mengatakan desain membutuhkan teknologi yang beretika, pemahaman bisnis yang kuat, serta kolaborasi lintas disiplin agar mampu berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas. Ant
- artificial intelligence (AI)
- desainer Indonesia
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
AS Sebut Zelenskyy Hambat Kesepakatan Damai, Gagal Akhiri Perang Russia-Ukraina
-
George Russell Perlu Keajaiban
-
Tiongkok Masuk Bursa Calon Pimpinan WHO, Pesaing Kuat Budi Gunadi
-
20 GW untuk Data Center: Tanpa Energi Bersih, Indonesia Gagal Jadi Raja Digital Asia
-
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini Tersedia di 14 Lokasi, Berikut Daftarnya!
-
DPO Jaringan Senjata dan Amunisi Ditangkap di Jayapura
-
KWP Punya Pengurus Baru, Plt Sekjen DPR Harap Informasi Parlemen Makin Terbuka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.