- Home
-
- Luar Negeri
-
- Risiko Mpox Tetap Rendah d...
Risiko Mpox Tetap Rendah di Kanada, Pemerintah Pantau Ketat Situasi
Jumat, 16 Agu 2024, 04:41 WIBWashington - Risiko masyarakat dari paparan virus cacar monyet (Mpox) varian I "tetap rendah" di Kanada, namun pemerintah negara Amerika Utara itu memantau situasi dengan ketat menyusul wabah yang merebak di Afrika, kata Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC).
Pada Rabu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan wabah cacar monyet di Afrika sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
"Tidak ada kasus virus cacar monyet varian I hingga saat ini di Kanada. Meskipun risiko bagi masyarakat di Kanada dari cacar monyet varian I tetap rendah saat ini, pemerintah Kanada sedang memantau situasi cacar monyet di DRC dan negara-negara tetangga dengan cermat, sambil bekerja sama dengan mitra domestik dan internasional untuk menentukan peluang dukungan," kata PHAC dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu.
Namun, badan kesehatan tersebut mencatat bahwa ada wabah cacar monyet varian II yang sedang berlangsung di Kanada sejak tahun 2022, dengan beberapa lonjakan baru-baru ini di Toronto.
Meski demikian, laporan tersebut menunjukkan bahwa strain sebelumnya kurang parah dibandingkan dengan yang terbaru, tambahnya.
Selain itu, Ottawa telah membeli persediaan vaksin cacar monyet yang cukup untuk mendukung program pencegahan dan pengendalian penyakit di tingkat provinsi dan teritorial, kata PHAC.
Mpox, juga dikenal sebagai cacar monyet adalah penyakit menular yang langka dan juga dapat ditularkan antar manusia.
Jenis cacar itu biasanya penyakit ringan yang sebagian besar orang yang terinfeksi bisa pulih dalam beberapa minggu, tetapi dalam beberapa kasus mungkin bisa mengalami komplikasi.
Gejala awal cacar monyet termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembesaran kelenjar getah bening, menggigil, dan kelelahan.
Ruam dapat berkembang, sering kali dimulai dari wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Jumlah kasus cacar monyet yang dilaporkan meningkat secara signifikan pada tahun 2023.
Pada tahun 2024, lebih dari 14.000 kasus dan 524 kematian telah dilaporkan, melampaui jumlah tahun sebelumnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
30,97 Juta Orang Diprediksi Bergerak dari Jawa Barat Saat Angkutan Lebaran 2026
-
Jelang Mudik, Kendaraan Masuk DIY dari Tol Prambanan Bertambah
-
Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Ketentuan Penyeberangan di Pelabuhan Merak pada Masa Mudik Lebaran
-
Panglima TNI Tinjau KRI Prabu Siliwangi-321, Kapal Perang Baru dari Italia
-
Festival Balon Udara Wonosobo Digelar di 23 Titik, Polisi Intensifkan Patroli
-
Pembalap Indonesia Mario Aji Raih Tiga Poin dari Moto2 Brasil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.