- Home
-
- Luar Negeri
-
- Presiden Maduro Tolak Camp...
Presiden Maduro Tolak Campur Tangan AS dalam Pemilu Venezuela
Jumat, 16 Agu 2024, 22:20 WIBMoskow - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menolak campur tangan Amerika Serikat dalam proses pemilu di negaranya.
"Saya sangat menolak upaya pemerintah AS untuk menjadi otoritas pemilu Venezuela atau di mana pun di dunia," kata Maduro kepada wartawan pada Kamis.
Presiden AS Joe Biden telah menyatakan dukunganagar pemilihan presiden digelar lagi di Venezuela. Namun, dia tidak memberikan penjelasan atas sikapnya tersebut.
Pemilihan presiden di Venezuela telah dilaksanakan pada 28 Juli, dan Dewan Pemilihan Nasional menetapkanMaduro sebagai presiden terpilih untuk periode 2025-2031.
Aksi-aksi protes merebak keesokan harinya dan menimbulkan bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi. Lebih dari 2.000 orang ditahan atas tuduhan merusak infrastruktur negara, ujaran kebencian, dan terorisme.
Kekerasan itu berlangsung selama sehari sebelum pemerintah akhirnya mengendalikan situasi.
Beberapa hari kemudian, pendukung Maduro dan kelompok oposisi menggelar unjuk rasa damai, masing-masing mengeklaim kemenangan calon yang mereka dukung.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menaker Dorong Sertifikasi, Buruh Didesak Jadi Lebih Kompetitif
-
Menuju Imlek 2577, Vihara Dharmayana Kuta Gercep Bersih-Bersih Sambut Shio Kuda Api
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Pasukan Khusus AS yang Terlibat Operasi Penculikan Maduro Ditangkap karena Menang Taruhan Terkait Misi Rahasia Itu
-
Pemprov DKI Siap Gelar Acara Imlek di Sejumlah Titik Strategis Jakarta
-
Samsat Bekasi Beri Hadiah Warga yang Taat Bayar Pajak
-
Sapi kurban bantuan Presiden di Bandung Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.