• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kurator Pameran Warna-Warn...

Kurator Pameran Warna-Warna Tekankan Pentingnya Ruang Seni Disabilitas

Rabu, 14 Agu 2024, 22:19 WIB
Kurator Pameran Warna-Warna Nano Warsono menekankan pentingnya ruang untuk berkesenian bagi disabilitas sehingga kesetaraan akses terhadap karya seni dapat tercipta.

"Pentingnya seni bagi teman-teman disabilitas yang perlu diberi ruang yang layak dan bermartabat," kata Nano Warsono dalam konferensi pers Pameran Warna-Warna Vol 2 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu.

Nano mengatakan, pameran seni menjadi salah satu media untuk berekspresi bagi disabilitas.



Menurut dia, pameran juga menjadi sebuah sarana untuk membangun jejaring, berbagi pengalaman, serta menambah wawasan dalam berkesenian.

Selain itu juga menjadi wadah bagi aktivis, komunitas maupun pegiat disabilitas untuk berinteraksi dalam berkampanye menciptakan inklusivitas.

Pendiri Yayasan Seni Disabilitas Jogja itu berharap seni disabilitas menjadi bagian yang tidak lepas dari perkembangan seni rupa secara umum di Indonesia dan menjadi indikator kemajuan kebudayaan tanpa memarjinalkan disabilitas.

"Jadi gerakan seni disabilitas ini diberi ruang dan kemudian dihubungkan ke sesama pelaku seni disabilitas. Semoga semakin banyak yang terakomodir dalam ruang seni untuk mencapai kesetaraan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kurator Pameran Warna-Warna Agung Hujatnikajennong menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menghadirkan kesetaraan bagi disabilitas.

"Kolaborasi antar seniman hingga organisasi dan institusi ini sangat klop. Kolaborasi sangat efisien untuk mendorong inklusivitas supaya lebih meluas," kata Agung.

Agung juga mengapresiasi kolaborasi dalam Pameran Warna-Warna di antaranya oleh penyanyi Andien Aisyah, Yayasan Dialogue Seni Budaya, Bitte Design Studio, B Publicist by Big Change Agency, Open Arms, Selasar Sunaryo, dan Yayasan Seni Disabilitas Jogja.

Pameran Warna-Warna menampilkan karya dari berbagai seniman dan organisasi yang didedikasikan untuk seni disabilitas seperti Open Arms, British Council, Dwi Tunggal, Jogja Disability Arts, dan Tab Space Bandung.

Selain itu, Studio Mata juga turut serta membantu merancang identitas pameran.

Pameran Warna-Warna Vol 2 berlangsung dari tanggal 14 Agustus hingga 13 Oktober 2024 di Dia.lo.gue Artspace, Kemang, Jakarta Selatan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.