Invasi Ukraina Makin Berbahaya, Rusia Evakuasi Warga Belgorod

Selasa, 13 Agu 2024, 04:28 WIB

MOSKOW - Rusia pada Senin (12/8) memulai evakuasi di wilayah Belgorod karena waspada terhadap meningkatnya aktivitas militer di perbatasan Ukraina.

Dari Al Jazeera, Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan warga sipil di satu distrik di wilayah tersebut untuk mencari tempat yang aman. Pasukan Rusia tengah memerangi serangan Ukraina di wilayah Kursk yang berdekatan .

Ket. Foto: Prajurit Ukraina mengendarai kendaraan militer di dekat perbatasan Rusia di wilayah Sumy, Ukraina. — Sumber: Istimewa

"Musuh aktif di perbatasan distrik Krasnoyaruzhsky," tulis Gladkov di platform pesan Telegram.

"Demi kesehatan dan keamanan penduduk kami, kami mulai memindahkan warga yang tinggal di Krasnoyaruzhsky ke tempat yang lebih aman," katanya.

"Saya yakin bahwa prajurit kami akan melakukan segala cara untuk mengatasi ancaman yang muncul."

Tidak jelas dari pernyataan Gladkov berapa banyak penduduk Rusia yang telah dievakuasi sejauh ini di Belgorod, yang secara teratur menjadi sasaran tembakan rudal dan pesawat tak berawak Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Kyiv dilaporkan telah meningkatkan aktivitas militer secara tajam di dekat perbatasannya dengan Belgorod sejak pasukannya memasuki Kursk pada awal 6 Agustus.

Gubernur Kursk, Alexei Smirnov, memberi tahu Presiden Vladimir Putin bahwa serangan darat Ukraina selama enam hari di wilayahnya telah mengakibatkan hilangnya 28 pemukiman, 12 kematian warga sipil, dan 121.000 orang mengungsi.

Putin menjanjikan "respons yang pantas" terhadap serangan Ukraina, yang menurutnya bertujuan untuk mengganggu stabilitas Rusia. Moskow kini dilaporkan telah menstabilkan garis depan di Kursk, meskipun Ukraina telah menguasai sebagian kecil wilayah di mana pertempuran masih berlangsung pada hari Senin, menurut para blogger perang Rusia.

Ukraina kini telah mengakhiri kebungkamannya sebelumnya atas serangan tersebut. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengakui bahwa Ukraina telah melancarkan serangan ke wilayah Rusia untuk "memulihkan keadilan" dan menekan pasukan Moskow.

Rusia telah memberlakukan rezim keamanan yang ketat di wilayah Kursk, Bryansk, dan Belgorod. Sekutunya, Belarus, mengatakan bahwa pihaknya tengah meningkatkan jumlah pasukan di perbatasannya, sementara Minsk mengeluh bahwa pesawat nirawak Ukraina telah melanggar wilayah udaranya.

Serangan berani Ukraina terhadap wilayah kedaulatan Rusia dipandang sebagai bagian dari upaya Kyiv untuk menunjukkan kepada Barat bahwa mereka masih dapat mengerahkan operasi militer besar-besaran sambil mencoba mendapatkan nilai tawar menjelang kemungkinan perundingan gencatan senjata.

Pasukan Rusia, yang memiliki keunggulan jumlah besar dan menguasai 18 persen wilayah Ukraina, telah maju tahun ini di sepanjang garis depan sepanjang 1.000 kilometer (620 mil) di Ukraina timur.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.