Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bina UMKM di Pamekasan hingga Layak Jual di Toko Modern

📅 Senin, 12 Agu 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bina UMKM di Pamekasan hingga Layak Jual di Toko Modern Doc: ANTARA/ HO-Dinas Koperasi Pamekasan
Ket. Dokumen kegiatan pembinaan UMKM oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Pemkab Pamekasan.

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur terus melakukan pembinaan kepara pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga hasil produk mereka layak jual di toko modern.

"Ini kami lakukan, untuk membantu pemasaran pada pelaku UMKM, di samping sebagai bentuk kerja sama antara Pemkab Pamekasan dengan pemilik toko modern," kata Kepala Bidang (Kabid) Produktivitas Kerja pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) Pemkab Pamekasan Ika Yulia Rahmawati di Pamekasan, Minggu.

Ia menutur, saat ini sudah ada 12 produk UMKM di Kabupaten Pamekasan yang sudah masuk toko modern berjejaring, seperti Indomaret dan Alfamart.

"Awalnya ada sekitar 70 lebih produk UMKM di Pamekasan yang mengajukan untuk bisa masuk ke toko modern, akan tetapi setelah dilakukan seleksi oleh tim dari toko modern itu, baru 12 produk yang bisa dipasarkan di toko modern itu," katanya.

Alasannya, karena belum sesuai dengan standar yang telah ditetapkan manajemen toko modern itu.

"Karena itu, kami akan terus berupaya melakukan pendampingan, agar produk UMKM yang masuk toko modern semakin banyak," katanya.

Menurut Ika, di antara produk UMKM warga Pamekasan yang kini telah dipasarkan di toko modern itu, di antaranya, kripik tette, abon, kripik pisang, rengginan, teri krispi, serta kopi jahe.

Selain membantu pemasaran melalui kerja sama dengan pemilik toko modern, upaya lain yang dilakukan Pemkab Pamekasan melalui pelatihan kemasan produk dan pengurusan merk, serta pemasaran secara daring.

"Untuk pemasaran secara daring ini, Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan sejumlah tokoonline, seperti Tokopedia, Lazada dan Bukalapak," katanya.

Program lain yang juga telah dilakukan Pemkab Pamekasan adalah pembentukan pengusaha baru dan penyediaan modal usaha dengan bunga rendah.

Sementara itu, berdasarkan data Diskop UKM-Naker Pemkab Pamekasan, total jumlah pelaku UMKM di kabupaten ini sebanyak 49.185 orang, tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan se-Kabupaten Pamekasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.