Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ICDX: Notional Value Transaksi pada Juli 2024 Capai Rp1.807 Triliun

📅 Senin, 12 Agu 2024, 18:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
ICDX: Notional Value Transaksi pada Juli 2024 Capai Rp1.807 Triliun Doc: ANTARA/HO-ICDX
Ket. Direktur Utama Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Fajar Wibhiyadi.

JAKARTA - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat notional value transaksi selama Juli 2024 sebesar Rp1.807 triliun, meningkat 32,36 persen dibandingkan Juni 2024 sebesar Rp1.365 triliun.

"Adapun komposisi notional value transaksi bulan Juli 2024 terdiri dari Rp1.794 triliun di transaksi sistem perdagangan alternatif, dan Rp12 triliun di transaksi multilateral," kata Direktur Utama ICDX Fajar Wibhiyadi, di Jakarta, Senin (12/8).

Notional value adalah istilah yang sering digunakan oleh pedagang derivatif untuk merujuk pada nilai total aset dasar dalam suatu kontrak.

Sedangkan pada Juni 2024, komposisi notional value terdiri dari Rp1.353 triliun di transaksi sistem perdagangan alternatif dan Rp12 triliun di transaksi multilateral.

Sementara itu, pada Juli 2024 ICDX tercatat transaksi sebanyak 804.300,73 lot, dengan komposisi 677.714,72 lot transaksi sistem perdagangan alternatif, dan 126,586 lot transaksi multilateral.

Fajar menuturkan total transaksi bulan Juli 2024 mengalami pertumbuhan 16,48 persen dibandingkan dengan catatan transaksi Juni 2024 sebesar 690.455,47 lot.

Sementara itu, dari rata-rata transaksi harian, sepanjang Juli 2024 tercatat transaksi sebanyak 34.969,60 per hari, meningkat 1,29 persen dibandingkan rata-rata transaksi harian Juni 2024 sebanyak 34.522,77 lot per hari.

Catatan transaksi sepanjang Juli 2024 tersebut didominasi oleh komoditas emas dan mata uang asing. Dalam transaksi multilateral, didominasi oleh kontrak komoditas emas dengan kode Kontrak GOLDGR dengan transaksi sebesar 44.424 lot dan GOLDUDMic dengan transaksi sebesar 20.166 lot.

Sedangkan di transaksi sistem perdagangan alternatif, didominasi oleh kontrak mata uang asing dengan kode kontrak XAUUSD10 dengan transaksi sebesar 211.217 lot dan XAUUSD14 dengan transaksi sebesar 146.478 lot.

"Catatan transaksi yang mengalami pertumbuhan ini tentunya merupakan sebuah sinyal positif dalam industri perdagangan berjangka komoditi. Data tersebut menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat untuk melakukan transaksi di industri perdagangan berjangka komoditi," ujar Fajar.

Adanya dominasi kontrak komoditas emas yang terjadi di bulan Juli 2024, menunjukkan bahwa emas masih menjadi pilihan masyarakat untuk investasi, karena harga emas yang cenderung mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu.

"Kami optimis, perdagangan berjangka komoditi di Indonesia akan terus tumbuh ke depan. Sejalan dengan itu, kami juga percaya bahwa transaksi di ICDX juga akan terus mengalami pertumbuhan. Kami proyeksikan, sampai dengan akhir tahun 2024 ini, total transaksi akan mencapai sekitar 15 juta lot," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.