Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan Menilai Timnya Gugup karena Mainkan Laga Perdana

📅 Minggu, 11 Agu 2024, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan Menilai Timnya Gugup karena Mainkan Laga Perdana Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan (tengah) menjawab pertanyaan pewarta pada konferensi pers setelah pertandingan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Sabtu (10/8/2024).

Jakarta - Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan menilai timnya gugup karena baru memainkan laga perdana Liga 1 musim ini yang berujung kekalahan 0-3 dari Persija pada Sabtu malam.

Dalam laga di Jakarta International Stadium itu, Barito kewalahan mengatasi gempuran para pemain Persija.

Mereka juga kesulitan menciptakan peluang berbahaya yang mengancam gawang Persija yang dikawal Andritany Ardhiyasa.

"Kami mengawali pertandingan dengan sedikit diliputi ketegangan. Itu indikatornya bisa dilihat dari beberapa pergerakan pemain yang terlihat agak berat. Lalu juga ada beberapa pemain yang terjatuh tanpa ada sentuhan," ucap Rahmad pada konferensi pers pasca laga di Jakarta pada Sabtu malam.

Rahmad mengaku telah melakukan beberapa hal agar timnya rileks, tapi itu tak menuai hasil yang diharapkan.

Pada pekan berikutnya, Barito menjamu finalis liga musim lalu, Madura United.

Sayang, Laskar Antasari tidak memainkan laga itu di markasnya di Stadion Demang Lehman karena sedang direnovasi, melainkan di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pada saat yang sama, tidak ada stadion representatif untuk menjadi kandang Barito di Kalimantan Selatan.

Tapi Rahmad yakin pasukannya akan mampu mengatasi hal tersebut, apalagi musim lalu pun Barito kerap memainkan pertandingan kandang di Bantul.

"Saya harap apa yang kemarin mereka peragakan di putaran kedua musim lalu bisa menjadi satu pijakan untuk mereka tetap menganggap itu kandang mereka," ucap Rahmad.

Pada laga melawan Persija, Barito tidak dapat diperkuat gelandang Bayu Pradana yang terkena hukuman akibat mengeroyok wasit.

Rahmad mengakui kehilangan Bayu merugikan timnya, tetapi ia tidak ingin bergantung kepada seorang pemain saja.

"Soal hukuman ya kita tunggu saja nanti seperti apa, karena kita sudah melayangkan surat permohonan banding. Kita hormati," pungkas Rahmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.