Paris Nyanyikan 'Indonesia Raya'
📅 Jumat, 09 Agu 2024, 07:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Wahyu Putro A
JAKARTA - Ibu kota Prancis, Paris, akhirnya menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Hal itu terlihat di mana para penonton laga panjat tebing, utamanya warga Negara Indonesia, menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya akhirnya berkumandang di arena Olimpiade Paris 2024 usai Veddriq Leonardo sukses merebut medali emas cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra, Kamis (8/8).
Sukses itu juga membuat Veddriq menorehkan sejarah. Untuk pertama kalinya, cabang olahraga panjat tebing berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade. Jika selama ini, medali emas di Olimpiade selalu datang dari bulu tangkis, kali ini panjat tebing mampu meraih prestasi tertinggi.
Selain itu, Veddriq tampil menjadi atlet panjat tebing Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas Olimpiade. Bahkan untuk saat ini, dia menjadi satu-satunya atlet panjat tebing Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia di ajang empat tahunan itu.
Berlomba di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Veddriq lolos ke final dan bertemu Wu Peng dari Tiongkok. Dalam laga final, Veddriq menjadi pemenang dengan catatan waktu 4,75 detik dan lawannya 4,77 detik. Medali perunggu diraih Sam Watson dari Amerika Serikat setelah dalam perebutan posisi ketiga mengalahkan Reza Alipour dari Iran. Sam Watson mencatatkan waktu 4,74 detik. Sementara lawannya 4,88 detik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjuangan Veddriq, Kamis, dimulai di babak perempat final dengan mengalahkan Bassa Mawem dari Prancis. Di babak delapan besar tersebut, atlet asal Pontianak ini menorehkan catatan waktu 4,88 detik. Sedangkan lawannya hanya 5,26 detik. Di semifinal, Veddriq berhadapan dengan Reza Alipour dari Iran.
Veddrick memastikan tiket final setelah mencatatkan waktu 4,78 detik. Sementara lawannya hanya 4,84 detik. Di babak final, Veddriq harus berhadapan dengan atlet Tiongkok, Wu Peng. Dia melaju ke final setelah menundukkan Matteo Zurloni dari Italia di babak perempat final dan menundukkan Sam Watson dari Amerika Serikat di semifinal.
Veddriq memang menjadi andalan Indonesia di cabor panjat tebing. Dia mengenal panjat tebing sejak di bangku SMA. Saat itu Veddriq diperkenalkan oleh kakak seniornya dan terus mewakili sekolahnya di berbagai perlombaan. Mengawali di nomor boulder, Veddriq akhirnya pindah ke nomor speed dan saat itulah prestasi mengalir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Veddriq merupakan pemenang Piala Dunia Panjang Tebing dalam tiga edisi, dari 2021,2022, dan 2023. Dia juga pemenang medali emas Asian Games 2018 dan medali perak di Asian Games 2022 di nomor speed relay. Kini, prestasi Veddriq semakin lengkap usai merebut medali emas Olimpiade Paris 2024.
Indonesia mengirimkan dua atletnya di cabang panjat tebing nomor speed putra. Namun, Rahmad Adi Mulyono gagal melangkah ke perempat final. Di nomor speed putri Indonesia juga mengirim dua wakilnya, Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Made Rita Kusuma Dewi. Namun, keduanya juga gagal mendapatkan medali.
Desak Made tersingkir di babak perempat final. Sementara Rajiah tumbang di semifinal. Di perebutan medali perunggu dia kalah oleh wakil Polandia.
Naik Peringkat
Dengan keberhasilan Veddriq meraih medali emas, Indonesia kini naik ke posisi 46 dalam daftar klasemen perolehan medali Olimpiade Paris 2024. Indonesia berada di posisi 46 dengan raihan satu emas dan satu perunggu.
Sebelumnya, Indonesia menempati peringkat 72, atau kelompok terbawah dalam klasemen perolehan medali, berkat torehan satu perunggu. Jumlah tersebut setara dengan koleksi milik Austria, Grenada, Mesir, Peru, Portugal, Slovakia, Tanjung Verde, dan Zambia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!