Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjabat Gubernur Kaltim Apresiasi Program Ketahanan Pangan di Sekolah

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Gubernur Kaltim Apresiasi Program Ketahanan Pangan di Sekolah Doc: Antara/Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat melakukan penen sayuran sawi dan pakcoy di SMK 19 Samarinda.

Samarinda - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengapresiasi upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat dalam melaksanakan program ketahanan pangan di sekolah.

Penerapan program ketahanan pangan tersebut, kata Akmal Malik di Samarinda, Rabu, dilaksanakan dengan pendiriangreen housedi lingkungan sekolah, seperti yang dilakukan oleh SMK 19 Samarinda melalui memanfaatkan lahan kosong untuk menanam sawi dan pokcoy.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada kepala SMK 19 beserta jajarannya, termasuk para siswa-siswinya. Apa yang dilakukan ini bisa menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain," ungkapnya usai panen sayuran sawi dan pokcoy di SMK 19 Samarinda.

Akmal mengatakan program ketahanan pangan harus dimulai dari diri sendiri, minimal bisa memenuhi kebutuhan sayur mayur. "Ini adalah bagian dari proses kita mengajari anak-anak didik betapa pentingnya menjaga ketahanan pangan," ucapnya.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri itu menegaskan urusan ketahanan pangan tidak semata urusan Dinas Pertanian, tetapi semua sektor termasuk sekolah.

"Jadi upaya dalam peningkatan ketahanan pangan merupakan urusan semua sektor, termasuk dinas instansi terkait seperti Dinas PUPR, yang bertugas meratakan lahan untuk pertanian ataugreen house, maka pendekatannya tidak bisa tunggal, tetapi harus kolaboratif," ujarnya.

Upaya ketahanan pangan juga harus menyentuh pemerintah kabupaten dan kota, dimulai dari anak-anak sekolah jenjang SD, SMP, bahkan bisa dimulai dari TK.

"Ini penting dilakukan untuk memberikan pengajaran proses dari sejak awal, bagaimana cara bercocok tanam yang baik. Tidak saja proses produksi, tetapi pemasaran, sehingga kita mengajari anak-anak untuk mandiri," jelasnya.

Plt Kepala SMKN 19 Samarinda Annisa Susanty menjelaskan SMK Negeri 19 Samarinda sudah berdiri sejak tahun 2008. Dia mengapresiasi dukungan DisdikbudKaltim yang telah memberikan bantuangreen househidroponik rakit apung seluas 8X15 meter dengan kapasitas 1.800 lubang tanam.

"Untuk tanamannya dilakukan secara berjenjang, sehingga tidak habis saat panen sayuran," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.