Filipina, AS, Australia, Kanada Mulai Latihan Gabungan Pertama di LTS

Kamis, 08 Agu 2024, 11:09 WIB

MANILA - Filipina, Kanada, Amerika Serikat, dan Australia memulai latihan militer gabungan pertama mereka pada hari Rabu (7/8) di Laut Tiongkok Selatan (LTS) untuk meningkatkan interoperabilitas di antara pasukan mereka, kata militer keempat negara.

Latihan dua hari yang akan melibatkan unit angkatan laut dan angkatan udara tersebut merupakan yang pertama di antara keempat negara, menyusul latihan gabungan pertama Filipina-Jepang di LTS, minggu lalu.

Ket. Foto: Kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS USS Chung-Hoon berlayar bersama fregat Angkatan Laut Kanada HMCS Montreal dalam operasi Surface Action Group sebagai bagian dari latihan “Noble Wolverine" di Laut Tiongkok Selatan, pada 30 Mei 2023. — Sumber: CNA/US Navy/Naval Air Crewman (Helicopter) 1st Cla

Amerika Serikat, sekutu Filipina, telah mengadakan latihan serupa dengan negara lain di perairan yang disengketakan itu, setelah menggelar latihan dengan Manila dan Jepang pada bulan Juni.

Keempat negara mengatakan dalam sebuah pernyataan akan menjunjung tinggi hak atas kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut Tiongkok Selatan, dan menambahkan bahwa unit angkatan laut dan angkatan udara akan beroperasi bersama di zona ekonomi eksklusif 200 mil laut Manila untuk meningkatkan kerja sama dan interoperabilitas.

"Kami bersatu untuk mengatasi tantangan maritim bersama dan menggarisbawahi dedikasi bersama kami dalam menegakkan hukum internasional dan tatanan berbasis aturan," bunyi pernyataan itu.

Tiongkok mengklaim sebagian besar Laut Tiongkok Selatan sebagai wilayahnya, jalur perdagangan melalui kapal yang nilainya mencapai sekitar US$3 triliun per tahun, meskipun ada klaim tumpang tindih dari Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Manila dan Beijing telah berulang kali bentrok di LTS, saling menuduh melakukan perilaku agresif yang melibatkan kapal mereka dan merusak lingkungan laut.

Pada tahun 2016, Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag mengatakan klaim Tiongkok tidak memiliki dasar hukum, sebuah keputusan yang ditolak Beijing.

Kedutaan Besar Tiongkok di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai latihan keempat negara tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.