Cegah Karhutla, Pemprov Kalbar Libatkan Masyarakat Adat

Kamis, 08 Agu 2024, 17:39 WIB

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk melibatkan masyarakat adat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah itu.

"Langkah ini diambil sebagai respons atas Instruksi Presiden Nomor: 3 Tahun 2020 yang menuntut tindakan nyata dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut," kata Penjabat Gubernur Kalimantan BaratHarisson di Pontianak, Kamis.

Harisson menjelaskan, untuk mengimplementasikan Inpres Nomor: 3 tahun 2020 tersebut, Pemprov Kalbar juga telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Barat yang terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yaitu Perda Nomor: 2 Tahun 2022.

Perda ini berlaku mulai tanggal 30 Mei 2022, dan bertujuan untuk mengendalikan kebakaran hutan dan atau lahan di Provinsi Kalbar

Dia jugamenyampaikan bahwa tanggung jawab pencegahan dan penanggulangan Karhutla tidak hanya berada di pundak pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat adat yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan.

"Sebagai gubernur, saya memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa Provinsi Kalimantan Barat memiliki langkah-langkah strategis dan efektif dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat adat, yang memiliki kearifan lokal dalam mengelola hutan, akan menjadi mitra utama dalam upaya ini," katanya.

Harisson menekankan pula bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius yang dapat merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengancam stabilitas ekonomi dan sosial.

Karena itu, Pemprov Kalbar berkomitmen untuk bekerja sama secara sinergis dengan TNI/Polri, lembaga pemerintah, dan masyarakat adat dalam upaya pencegahan dini dan penanganan kebakaran.

"Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian wilayah Kalimantan Barat memasuki musim kemarau pada akhir Juni 2024, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus. Hal ini tentunya meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sehingga kita harus berupaya keras untuk menurunkan angka ini dengan berbagai langkah pencegahan dan penanggulangan yang efektif," katanya.

Sejak bulan Juli hingga saat ini, Kalimantan Barat terus diselimuti asap akibat kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah. Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Kalbar telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Barat No. 3502/BPBD/2024.

Selain langkah antisipasi dini seperti kampanye penyadartahuan, aktivasi posko, dan peningkatan kapasitas, Pemprov juga telah melakukan berbagai aksi nyata termasuk operasi modifikasi cuaca, patroli terpadu, dan operasi pembasahan gambut.

Dia juga menegaskan bahwa koordinasi antara instansi dan lembaga, termasuk masyarakat adat sangat penting agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita dapat mengatasi tantangan ini dan mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih hijau, sehat, dan sejahtera," kata Harisson.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.