Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2024 Thailand Healthcare and Beauty Business Matching

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 17:03 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pada 2023, industri pariwisata medis di Thailand menghasilkan lebih dari USD 12 miliar. Thailand menerima lebih dari 3 juta wisatawan medis setiap tahun, yang datang untuk berbagai perawatan medis dan kesehatan, termasuk bedah kosmetik, perawatan gigi, dan prosedur kesuburan.

Sementara itu, industri kosmetik Thailand diperkirakan bernilai sekitar USD 6 miliar pada 2023, dan diperkirakan akan tumbuh sebesar 7% per tahun hingga 2025. Pasar produk kecantikan alami dan organik di Thailand juga berkembang pesat. Pada 2023, produk kosmetik alami menyumbang sekitar 30% dari total pasar kecantikan di Thailand, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 8%.

Catatan penting lainnya, Thailand mengekspor produk kecantikan dan kosmetik ke lebih dari 120 negara. Pada 2023, ekspor produk kecantikan dan perawatan pribadi dari Thailand mencapai USD 1,5 miliar, menjadikannya salah satu eksportir teratas di Asia Tenggara.

Dukungan Pemerintah dan Promosi Ekspor

Pemerintah Thailand, melalui Departemen Promosi Perdagangan Internasional (DITP), aktif mempromosikan Thailand sebagai hub untuk kesehatan dan kecantikan di Asia. Inisiatif ini termasuk kemudahan perizinan, promosi di pameran internasional, dan dukungan finansial untuk inovasi.

Thailand juga terlibat dalam berbagai kolaborasi dengan negara lain untuk mengembangkan sektor kesehatan, termasuk kerjasama riset dan pengembangan produk kesehatan baru.

Boleh dikatakan, Thailand adalah pemimpin di Asia Tenggara dalam industri pariwisata medis dan kecantikan, berkat kualitas layanan yang tinggi dan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan negara-negara Barat.

Dalam skala global, Thailand dikenal sebagai salah satu negara dengan fasilitas kesehatan terbaik yang banyak menarik pasien internasional, serta menjadi pusat inovasi produk kecantikan yang bersaing di pasar internasional.

Membuka Peluang Inovasi dan Kerjasama

Menurut Mrs. Hataichanok Sivara, Direktur Thai Trade Center Jakarta, industri kesehatan dan kecantikan di Thailand tidak hanya berkembang secara domestik tetapi juga memainkan peran penting di pasar global.

"Dengan fokus pada inovasi, produk berkualitas tinggi, dan dukungan pemerintah yang kuat, Thailand terus memantapkan posisinya sebagai pemimpin di sektor ini, baik di Asia maupun di dunia," katanya.

Menurut Indeks Kemakmuran Legatum 2023, sistem kesehatan di Thailand menempati peringkat ke-31 dan juga meraih peringkat ke-5 yang mengesankan dalam Indeks Keamanan Kesehatan Global 2021.

Melalui kolaborasi yang erat dan berkelanjutan antara pengusaha Thailand dan Indonesia, kedua negara dapat saling memanfaatkan peluang bisnis dan menghadapi tantangan di sektor kesehatan dan kecantikan bersama-sama. Dengan demikian, acara 2024 Thailand Healthcare and Beauty Business Matching diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri ini di kawasan Asia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.