Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RAPBN 2025 Harus Waspadai Risiko Pelambatan Ekonomi Dunia

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan penyusunan RAPBN tersebut menunjukkan Presiden Jokowi sebagai pemimpin yang memiliki visi berkelanjutan. Jika rancangan tersebut disetujui, otomatis akan mempercepat realisasi program pemerintahan mendatang, serta lebih cepat mengantisipasi potensi dampak pelambatan ekonomi global.

"Jika ini terealisasi, otomatis program-program pemerintahan mendatang akan lebih cepat terealisasi, dan otomatis pula diharapkan target-target pembangunan yang ditetapkan Prabowo-Gibran akan lebih cepat tercapai," katanya.

Demikian pula langkah antisipasi pelambatan ekonomi global menunjukkan kalau Presiden punya visi dan gerak cepat dalam mengantisipasi. Sikap seperti itu layak diapresiasi sebagai upaya untuk memastikan adanya kesinambungan dan keterpaduan.

"Kalau sebuah rezim tidak memikirkan kesinambungan maka akan mudah terjebak kepada pembangunan yang spasial berdimensi terbatas saja dan akan terkesan tambal sulam. Demikian juga perhatian ekstra terhadp ekonomi makro dunia layak terus menjadi pertimbangan awareness and allertness karena berpotensi menjadi variabel pengganggu dan pendukung sebuah proses program dan anggaran negara," jelas Surokim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Sabalenka Mengejar Kebangki...
Olahraga
Chelsea Menguji Formasi Ter...
Megapolitan
Rancangan Umum Sementara Pr...
Megapolitan
Ekspor Jakarta Tumbuh  4 Pe...
Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.