Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kualitas Udara Jakarta pada Senin Pagi Terburuk di Dunia

📅 Senin, 05 Agu 2024, 08:18 WIB | Oleh:
Kualitas Udara Jakarta pada Senin Pagi Terburuk di Dunia Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Deretan gedung bertingkat yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat (21/6/2024).

JAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Senin (5/8) pagi masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Berdasarkan pantauan pada pukul 08.00 WIB, Indeks Kualitas Udara atau Air QualityIndex (AQI) di Jakarta berada di angka 160 dengan partikel halus PM2.5 berada di angka 80 mikrogram per meter kubik.

Dengan angka AQI tersebut menempatkan Jakarta pada peringkat pertama negara dengan udara terburuk di dunia.

Adapun kota dengan kualitas udara terburuk dunia pada peringkat kedua ditempati Kinshasa, Kongo dengan angka AQI 158, ketiga Medan, Indonesia 124, keempat Lahore, Pakistan 117.

Sedangkan menurutSistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menunjukkan kualitas udara di Jakarta masuk ke dalamkategori sedang.

Kualitas udara pada kategori itu memiliki arti tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif, dan nilai estetika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.