Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Warga Hadiri Tradisi Buka Luwur di Candisari Boyolali

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 16:31 WIB | Oleh:
Ratusan Warga Hadiri Tradisi Buka Luwur di Candisari Boyolali Doc: ANTARA/HO-Kantor Humas Boyolali
Ket. Ratusan warga di Lereng Gunung Merbabu mengarak gunungan sebelum diperebutkan di Desa Candisari, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (2/8)

BOYOLALI - Ratusan warga lereng Gunung Merbabu di Desa Candisari, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jateng, Jumat, memadati lokasi pemakaman Ki Ageng Pantaran dan Syech Maulana Ibrahim Magribi untuk mengikuti tradisi Buka Luwur atau penggantian kain penutup nisan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali Budi Prasetyaningsih mengatakan tradisi setiap hari ke-20 Muharam atau Sura(kalender Jawa) tersebut, salah satu kegiatan masyarakat melestarikan adat dan budaya peninggalan leluhurdi daerah setempat.

Ia juga mengatakan pelaksanaan tradisi itu sarana promosi kepariwisataan kawasan Gunung Merbabudan Merapi. Wilayah geografis Gunung Merbabudan Merapi meliputi sejumlah kabupaten di provinsi setempat.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak para wisatawan melihat dan menikmati suasana alam kawasan Gunung Merapi dan Merbabudi Kabupaten Boyolali.

Ia menjelaskan dalam tradisi Buka Luwur, dilakukan penggantian kain penutup lima makam, yaknimakam Syech Maulana Ibrahim Maghribi, Dewi Nawangwulan, Ki Ageng Pantaran, Ki Ageng Mataram, dan Ki Ageng Kebo Kanigoro.

Tradisi Buka Luwur diawali dengan kirab kain luwur dan kelengkapan lainnya untuk kemudian diserahkan kepada juru kunci makam. Acara dilanjutkan dengan prosesi penggantian kain penutup makam tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengantabur bunga serta pembacaan dzikir dan tahlil diikuti para peziarah yang memadati kompleks pemakaman itu dan selanjutnya warga berebuthasil bumi, seperti sayuran dan buah-buahan yang ditata dalam wujud gunungan.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan BupatiBoyolali Sawitri Danik Rahayuni menyambut baik tradisi yang selalu digelar setiap tahun oleh warga setempat.

Menurut dia, tradisi tersebut dapat menambah daya tarik wisata religi di Kabupaten Boyolali sehingga harus tetap dijaga sebagai nilai budaya masyarakat.

"Tujuannya untuk nguri-uri dan melestarikan budaya tradisional. Juga meminta doa kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga diberikan keberkahan dan masyarakat tetap tenteram. Saya mengajak seluruh masyarakat, adat atau tradisi agar terus dilestarikan," katanya.

Tokoh bernama Syech Maulana Ibrahim Maghribi merupakan pejuang dan penyebar agama Islam di kawasan Gunung Merbabu. Tradisi Buka Luwur oleh warga setempat ditutup dengan acara dengan nama Sadranan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.