Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadin Komit Ciptakan Lapangan Kerja

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 01:30 WIB | Oleh:
Kadin Komit Ciptakan Lapangan Kerja Doc: ANTARA/HO-Kadin DKI Jakarta
Ket. Ketua Kadin DKI Jakarta periode 2019-2024 Diana Dewi (kiri), Jakarta, Rabu (31/7).

JAKARTA - Usai tak lagi menjadi ibu kota negara, menjadi tanggung jawab semua untuk tetap meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta. Untuk kepentingan ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta berkomitmen meningkatkan peluang usaha untuk mengurangi pengangguran.

"Kami akan lebih menciptakan peluang-peluang usaha, terlebih ketika Jakarta sudah tidak menjadi ibu kota lagi," kata Ketua Kadin Jakarta, Diana Dewi, Rabu (31/7). Diana menuturkan, pengusaha tidak boleh cengeng, terkait roda perekonomian Jakarta setelah tak lagi menjadi ibu kota negara karena pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Walaupun Jakarta bukan lagi IKN, Kadin Jakarta terus berusaha untuk menciptakan Jakarta sebagai kota global. Dalam kaitan tersebut, Diana menuturkan kepemimpinannya di Kadin Jakarta kurang optimal semasa pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun.

"Fundamental yang harus dibangun Kadin Jakarta rentang 2019-2024 belum tercapai akibat pandemi Covid-19," ujarnya. Kadin Jakarta sebentar lagi akan memilih ketua baru. Saat ini ada empat kandidat bakal calon ketua umum Kadin Jakarta periode 2024-2029. Terkait ini, Diana menegaskan, menandakan kaderisasi Kadin Jakarta berjalan baik.

"Para kandidat ketua umum Kadin Jakarta, menandakan mereka memiliki tujuan sama untuk membuat Kadin lebih baik ke depannya," ujarnya. Diana sendiri juga ingin maju lagi, tapi dia tidak ingin banyak berjanji.

Dia berharap calon Gubernur Jakarta mendatang adalah pemimpin bisa mewujudkan Jakarta sebagai kota global, bersama para pengusaha. "Kita ingin menjadi Jakara ssebagai kota yang ramah terhadap seluruh masyarakatnya," jelas Diana.

Kalangan pengusaha berharap pertumbuhan ekonomi Jakarta minimal tetap berada di atas lima persen. Dia berharap Pemprov Jakarta melibatkan kalangan pengusaha dalam memajukan Jakarta selepas bukan lagi IKN.

Berikan Santunan

Sebelumnya, Kadin Jakarta membagikan santunan kepada 111 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian. "Bantuan sebagai bentuk kepedulian para pengusaha. Ini bukan hanya kepada anak yatim, tetapi juga teman-teman yang membutuhkan," jelas Diana Dewi di Masjid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia Salemba di Jakarta.

Pada saat itu Diana mengungkapkan, optimis dengan status baru Daerah Khusus Jakarta (DKJ), maka Jakarta telah siap mewujudkan diri sebagai kota global. Menurutnya, tantangan terbesar Jakarta setelah berstatus DKJ adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM).

Diana menilai SDM berkualitas, profesional, dan mental yang kuat penting untuk mendukung target mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Dia minta semua pemangku kepentingan bisa bersama-sama membangun Jakarta menjadi lebih baik di masa depan. Ini baik dari sisi ekonomi maupun pariwisatanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Bantuan Sosial, Adam Hermawan, bersyukur masih bisa berbagi kepada anak panti asuhan. Adam

Berharap kegiatan tanggung jawab sosial bisa terus dilaksanakan. Sebab jika dilakukan secara meluas, manfaatnya berdampak lebih besar bagi masyarakat.

Sedangkan Kadin Kaltim minta kepada presiden untuk meningkatkan peran pengusaha lokal sebagai "pemain utama" dalam pembangunan IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.